Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Gambaran Kadar Alkaline Phosphatase (ALP) Pada Petugas Finishing Rotan yang Terpapar Bahan Kimia Al Sas, Oktafirani; Choliq, Rochman; Muhlisanie, Kholisah
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 25 No 2 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v25i2.1694

Abstract

ABSTRAK Kadar hemoglobin rendah selama kehamilan adalah masalahan yang sering muncul pada kesehatan ibu hamil. Kadar hemoglobin yang berada di bawah batas normal dapat menyebabkan anemia, yaitu kondisi yang timbul akibat kekurangan nutrisi penting. Anemia dapat dicegah dengan mencukupinya asupan nutrisi yang diperlukan. Mengonsumsi makanan yang sehat dan seimbang, terutama makanan seperti hewani kaya zat besi, akan membantu mencegah rendahnya kadar Hb. Kekurangan zat besi pada ibu hamil dapat menurunkan kadar hemoglobin, yang berisiko mengganggu pertumbuhan dan perkembangan janin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan kekurangan energi kronis (KEK) dan untuk mengetahui persentase kadar hemoglobin yang rendah pada ibu hamil dengan kekurangan energi kronis (KEK). Metode penelitian ini menggunakan metode survey deskriptif kuantitatif. Untuk analisa data menggunakan program SPSS memakai uji statistik deskrtif frequency didapat nilai rata-rata kadar hb 11.84 g/dl, kadar tertinggi 14,8 g/dl, dan kadar terendah10,1 g/dl yang telah dilakukan terhadap 30 sampel darah vena dari ibu hamil dengan kekurangan energi kronis (KEK) di Puskesmas Kiajaran Indramayu. Hasil penelitian pemeriksaan kadar hemoglobin pada Ibu hamil dengan kekurangan energi kronis (KEK) di Puskesmas Kiajaran Wetan Indramayu dengan jumlah 30 orang mempunyai kadar hemoglobin dengan rata- rata 11.84 g/dl, kadar tertinggi 14.8 g/dl dan kadar terendah 10.1 g/dl. Persentase kadar hemoglobin yang rendah sebanyak 16 ibu hamil KEK dengan persentase yaitu 53.3%. Kesimpulan bahwa kadar hb rendah pada ibu hamil KEK dapat berisiko anemia.Kata Kunci : Kadar Hemoglobin, Ibu Hamil, KEK, Anemia, Kekurangan Zat Besi .
PENINGKATAN STATUS GIZI PADA SANTRI PONDOK PESANTREN TARBIYATUL BANIN MELALUI PEMERIKSAAN TOTAL PROTEIN DARAH: IMPROVING THE NUTRITIONAL STATUS OF STUDENTS AT THE TARBIYATUL BANIN ISLAMIC BOARDING SCHOOL THROUGH BLOOD TOTAL PROTEIN EXAMINATIONS Sas, Oktafirani Al; Choliq, Rochman; Syaima, Nazwa Rachael
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i1.2770

Abstract

Status gizi adalah salah satu faktor penting yang  dapat mempengaruhi kesehatan, pertumbuhan, dan tumbuh kembang santri, khususnya di lingkungan pesantren yang memiliki tantangan tersendiri dalam pemenuhan nutrisi. Pemeriksaan kadar total protein darah menjadi indikator yang efektif guna menilai status gizi karena protein berperan vital dalam fungsi tubuh dan sistem imun. Oleh karena itu, evaluasi hubungan antara kadar total protein darah dan status gizi sangat diperlukan untuk mendukung upaya peningkatan kesehatan santri. Kegiatan Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa (PKMD) bertujuan guna mengetahui hubungan antara pemeriksaan kadar protein total darah dengan status gizi santri di Pondok Pesantren Tarbiyatul Banin. Pengambilan data dilakukan dengan pemeriksaan kadar total protein darah menggunakan metode Biuret dengan Fotometer di laboratorium kimia klinik, serta pengisian kuesioner terkait data demografis dan status gizi. Data selanjutnya diolah dan dianalisis menggunakan SPSS dengan Uji Deskriptif.  Hasil pemeriksaan protein total pada 37 santri pondok pesantren tarbiyatul banin yang berumur 15-17 tahun didapatkan hasil 1 orang (2,7%) dengan kadar protein rendah, 15 orang (40,5%) dengan kadar protein total normal, dan 21 orang (56,8%) dengan kadar protein total tinggi. Kegiatan PKMD di Pondok Pesantren Tarbiyatul Banin, Sumber, Cirebon dilaksanakan dari tanggal 21 – 30 Agustus 2025. Kesimpulan kegiatan menunjukan pentingnya upaya untuk deteksi dini guna mencegah kekurangan gizi dan mendeteksi penyakit faal hati. Data yang diperoleh akan menjadi dasar pemerintah, pihak pondok pesantren, dan pisah terkait untuk Menyusun progam intervensi gizi yang lebih baik lagi, seperti pola makan yang teratur, pemberian suplemen jika perlu, dan pemantauan pertumbuhan santri secara berkala.
UPAYA PENCEGAHAN ANEMIA PADA SANTRI MELALUI SKRINING KADAR HEMOGLOBIN DAN EDUKASI GIZI SEIMBANG: HEALTHY NUTRITION, STRONG STUDENTS: HEMOGLOBIN (HB) SCREENING AND NUTRITION EDUCATION FOR ANEMIA PREVENTION Choliq, Rochman; Al Sas, Oktafirani; Sari, Dede Linda
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i1.2771

Abstract

Anemia menjadi masalah kesehatan yang mengancam kekuatan dan konsentrasi santri. Dan dilakukan nya pemeriksaan skrining kadar hemoglobin (Hb) dan memberikan edukasi gizi sebagai upaya pencegahan anemia. Hasil skrining dan edukasi diharapkan meningkatkan kesadaran pola makan sehat sehingga menurunkan risiko anemia pada santri. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengetahui kadar hemoglobin (Hb) dan memberikan edukasi gizi untuk mencegah anemia pada santri di lingkungan pondok pesantren dan mengetahui efektivitas pengguanaan alat spektrofotometer yang digunakan dalam pemeriksaan tersebut. Metode pelaksananan dengan penyuluhan dengan membagikan kuesioner kepada santri putri kemudian dilanjutkan dengan pengambilan darah sesuai target responden berdasarkan kriteria, dilakukan pemeriksaan Hb dan Analisa hasil menggunakan Uji Deskriptif dengan SPSS. Pengambilan data dilakukan dengan pemeriksaan kadar hemoglobin menggunakan metode CyanmetHb di laboratorium hematologic dan pengisian kuesioner terkait data demografis dan status gizi. Data selanjutnya diolah dan dianalisis menggunakan aplikasi SPSS untuk mengetahui hubungan statistik antara variabel yang diteliti. Berdasarkan kegiatan ini didapatkan hasil dari analisis data sebanyak 28 orang dengan kadar hemoglobin normal dengan persentase 75,7% dan 9 orang dengan kadar hemoglobin dibawah normal dengan persentase 24,3%.Waktu kegiatan Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa (PKMD) dimulai dari tanggal 21 Agustus hingga 30 Agustus 2025 bertempat di Pondok Pesantren Tarbiyatul Banin Kaliwadas Sumber Cirebon. Kesimpulan dari kegiatan ini bahwa telah berhasil melaksanakan pemeriksaan kadar hemoglobin dan menunjukan pentingnya skrinning hemoglobin dan edukasi gizi efektif untuk mendeteksi anemia dan mendorong perilaku hidup sehat pada santri.