Penelitian ini menganalisis implementasi nilai-nilai Tarbiyah dalam proses pembelajaran Pendidikan Islam sebagai upaya fundamental membentuk peserta didik yang berkarakter dan berkepribadian Islami di tingkat dasar. Menggunakan metode studi kepustakaan kualitatif, kajian ini berfokus pada analisis konsep Tarbiyah, Ta’lim, dan Ta’dib serta relevansinya dengan tantangan kontemporer, terutama pengaruh budaya digital dan inkonsistensi guru. Hasil sintesis literatur menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan Islam terletak pada peran guru sebagai Murobbi Sejati, yang diwujudkan melalui keteladanan (uswah) dan pembiasaan disiplin (shabr). Selain itu, optimalisasi Ta’dib dalam kerangka Kurikulum Merdeka esensial untuk mengintegrasikan nilai-nilai spiritual secara holistik, menjadikannya solusi untuk melawan problem rendahnya minat belajar dan kesulitan membaca Al-Qur'an pada siswa. Kesimpulannya bahwa Model Tarbiyah merupakan fondasi pedagogis yang paling efektif untuk mencapai Insan Kamil, menuntut adaptasi strategi pembelajaran yang didukung teori inovatif seperti Andragogi.