Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai budaya yang terdapat dalam cerita rakyat Perang Obor yang berasal dari Desa Tegalsambi, Kabupaten Jepara. Cerita diambil dari buku Cerita Rakyat Pesisir Timur karya Muhammad Kanzanuddin (2019) sebagai sumber utama. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data simak dan catat. Analisis data dilakukan melalui tahapan model Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita Perang Obor mengandung berbagai nilai budaya yang tercermin dari alur cerita dan tradisi yang berkembang hingga saat ini. Nilai-nilai budaya tersebut meliputi nilai gotong royong, tanggung jawab, keberanian, religiusitas, serta pelestarian tradisi. Cerita asal-usul yang berkisah tentang konflik antara Mbah Kyai Babadan dan Ki Gemblong menjadi dasar pemahaman masyarakat mengenai makna simbolis perang obor sebagai sarana tolak bala dan ungkapan syukur. Nilai-nilai budaya yang ditemukan tidak hanya menggambarkan kehidupan masyarakat masa lampau, tetapi juga masih relevan sebagai pedoman dalam kehidupan sosial masyarakat Tegalsambi pada masa kini.