Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN KETRAMPILAN SOSIAL SISWA PADA PEMBELAJARAN IPS BERBASIS KEUNGGULAN LOKAL MELALUI PENERAPAN RECIPROCAL LEARNING BERBANTU MEDIA CERITA DAN METRIK INGATAN Ika Oktavianti; Mohammad Kanzunnudin
Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/re.v5i1.438

Abstract

Pembelajaran IPS mempunyai tujuan utama untuk mengembangkan karakteristik waga negara Indonesia yang baik khususnya dalam cara berfikir, bersikap dan berperilaku sosial dalam hidup bermasyarakat. Berdasarkan tujuan utama tersebut, pembelajaran IPS tidak hanya menekankan aspek pengetahuan tetapi harus pula mengembangkan ketrampilan sosial siswa untuk mewujudkan tujuan bersikap dan berperilaku sosial dalam hidup bermasyarakat. Ketrampilan sosial dapat dikembangkan pada peserta didik jika dalam pelaksanaan pembelajaran, guru menerapkan pendekatan, model dan media pembelajaran yang tepat. Penelitian ini merupakan field research (penelitian lapangan) dengan menggunakan mixed methods (metode kombinasi). Subyek penelitian ini adalah siswa kelas V SD di Kecamatan Bae Kabupaten Kudus. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi dan angket. Teknik pemerikasaan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber data. Hasil penelitian menunjukkan: 1) reciprocal learning berbantu media cerita dan metrik ingatan pada pembelajaran IPS berbasis keunggulan lokal dapat diterapkan dalam menggembangkan ketrampilan sosial siswa, 2) terjadi pengembangan ketrampilan sosial pada siswa setelah diterapkannya reciprocal learning berbantu media cerita dan metrik ingatan pada pembelajaran IPS berbasis keunggulan lokal, dan 3) perbedaan individu terutama dalam kesiapan belajar yaitu siswa yang mengalami gangguan disabilitas intelektual, slow learner, disleksia, disgrafia, dan anak yang mempunyai kurangnya kerapian kurang merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan ketrampilan sosial pada pembelajaran IPS berbasis keunggulan lokal.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING PADA SISWA KELAS IV SD 2 BACIN KUDUSTAHUN 2013/2014 Mirnawati -; Mohammad Kanzunnudin; Ika Oktavianti
Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 5, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/re.v5i1.449

Abstract

Tujuan dilaksanakan penelitian ini ialah (1) untuk menjelaskan implementasi model CTL dalam meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas IV SD 2 Bacin, dan (2) untuk menjelaskan peningkatan hasil belajar IPS siswa dengan diterapkannya model CTL pada siswa kelas IV SD 2 Bacin. Metode penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus yang menerapkan model CTL dengan menggunakan desain model PTK Stephen Kemmis dan Robin Mc Taggart dengan langkah PTK: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi dan (4) refleksi. Teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Instrumen pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, tes, catatan lapangan dan dokumentasi. Hasil penelitian siklus I pengelolaan pembelajaran guru mencapai persentase ketuntasan 71,5% dengan kriteria baik dan mengalami peningkatan siklus II menjadi 92,5% dengan kriteria sangat baik. Hasil belajar IPS siswa ranah kognitif pada siklus I 72,22% dan pada siklus II meningkat menjadi 94,44%. Hasil belajar IPS ranah afektif siswa siklus I mencapai persentase 72,93% dengan kriteria baik dan siklus II meningkat menjadi 85,38% dengan kriteria sangat baik. Hasil belajar IPS ranah psikomotorik siswa siklus I 71,5% dengan kriteria sangat baik dan siklus II meningkat menjadi 86,1% dengan kriteria sangat baik. Simpulan pada penelitian ini yakni dengan menggunakan model CTL dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa baik dari ranah kognitif, afektif maupun psikomotorik siswa kelas IV SD 2 Bacin Kudus tahun 2013/2014. Dalam setiap proses. Siswa hendaknya aktif dalam pembelajaran dan kerjasama diantara siswa dalam kelompok perlu. Diharapkan peneliti yang akan datang diharapkan dapat dijadikan referensi dengan menerapkan model CTL dengan topik pelestarian sumber daya alam dengan materi yang lebih luas.
ANALISIS STRUKTURAL ANTOLOGI PUISI ALARM SUNYI KARYA EMI SUY Maulida Laily Kusuma Wati; Mohammad Kanzunnudin; Irfai Fathurohman
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 5, No 2 (2022): JURNAL KREDO VOLUME 5 NO 2 TAHUN 2022
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/kredo.v5i2.7029

Abstract

The purpose of this research are two (1) analysis the structural poetry of the anthology of Alarm Sunyi by Emi Suy.This type of research is descriptive qualitative. The research anthology method used in the research anthology of poetry Alarm Sunyi by Emi Suy is descriptive qualitative method. The object of this research is the poetry anthology book Alarm Sunyi by Emi Suy published by Taresi Jakarta 2018. The data analysis technique uses heuristic and hermeneutic reading methods. The theoretical framework of this research is the theory of (1) the types of poetry, (2) the meaning of poetry, (3) the structure of poetry, (4) the semiotic analysis of poetry. The theoretical framework for the types of poetry comes from Waluyo (1991). The theoretical framework for understanding poetry comes from Pradopo (2008), Kosasih (2015). The theoretical of poetry structure, Waluyo (2010), Teeuw (1984). The results of this study are two aspects (1) structural analysis of the poem Alarm Sunyi by Emi Suy.
BENTUK KESANTUNAN TUTURAN PENDIDIK DENGAN PESERTA DIDIK DALAM INTERAKSI PEMBELAJARAN Muzayyanatun Nisa'; Mila Roysa; Mohammad Kanzunnudin
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 4, No 2 (2021): JURNAL KREDO VOLUME 4 NO 2 TAHUN 2021
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/kredo.v4i2.5850

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kesantunan tuturan pendidik dalam pembelajaran, baik di kelas maupun di luar kelas pada TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal XIV Pasuruhan Lor Kudus. Kesantunan berbahasa masih minim diperhatikan.  Hal ini menjadikan peran pendidik sangat penting dalam meningkatkan  kesantunan berbahasa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kesantunan dalam interaksi pembelajaran antara pendidik dengan peserta didik. Subjek penelitian ini yakni seorang pendidik. Selanjutnya, objek penelitian ini yakni semua dialog yang berupa kata, frasa, dan atau kalimat yang dituturkan oleh pendidik pada saat pembelajaran baik itu pelanggaran atau pematuhan maksim-maksim kesantunan. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya data dianalisis  dan disimpulkan. Pemeriksaan/pengecekan keabsahan data menggunakan validitas pragmatis. Validitas pragmatis bertujuan untuk mengukur seberapa baik metode yang digunakan dalam berbagai keadaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kesantunan berbahasa pendidik terhadap peserta didik menggunakan kosakata yang sederhana, mudah dipahami serta tidak bernada tinggi. Pengaplikasian kesantunan berbahasa menjadikan peserta didik lebih sopan dan menghargai orang lain. Oleh karena itu kesantunan tuturan pendidik dalam pembelajaran anak usia dini perlu mendapatkan perhatian secara optimal.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS SEDERHANA TERHADAP MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT BERBANTUAN PERMAINAN JEJAK KAKI KELAS I Lisa Putri Wihana; Mohammad Kanzunnudin; M. Syaffruddin Kuryanto
Autentik : Jurnal Pengembangan Pendidikan Dasar Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : Elementary School Teacher Education (PGSD), STKIP PGRI Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36379/autentik.v8i2.536

Abstract

The aim of this research is to determine the improvement of simple writing skills in the Teams Games Tournament (TGT) model with the help of the Footprints game in class I students at SD 2 Demaan. Using a quantitative approach with a quantitative research design, a one-group pretest-posttest design experiment. By using a saturated sampling method, this research included 26 class I students as the population. With a sample size equal to the population, namely 26 respondents. Tests, observation and documentation are the methods used to collect data in this research. The data analysis technique used in this research is the N-Gain Test. The N-Gain test obtained an average value of 0.5958, which is included in the medium category because it is in the range 0.30≤70. This shows that Ha was accepted and Ho was rejected. This is proven that the application of the Teams Games Tournament (TGT) learning model assisted by the Footprints game resulted in an increase in the simple writing skills of class I students at SD 2 Demaan. Keywords: Teams Games Tournament (TGT), Footprint Games, Simple Writing Skills
NILAI RELIGIUS DAN NILAI MORAL PADA CERITA RAKYAT BULUSAN DI KABUPATEN KUDUS Hasna Nur Alifah; Muhammad Gilang Ramadhan; Elisa Septiana; Nur Hanifah; Wieline Dewi Azzahra; Mohammad Kanzunnudin
Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa Vol. 1 No. 2 (2023): Juni : Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jmpb-widyakarya.v1i2.424

Abstract

The problem that often occurs is that some people do not understand the existence of exemplary values contained in the folklore of Bulusan. This study aims to describe exemplary values in the Bulusan folklore, namely the religious values and moral values contained in the Bulusan folklore. The method used in this study is qualitative with a qualitative descriptive analysis method and the data sources come from community leaders, village heads, local residents, and practitioners who are experts in knowing and understanding Bulusan folklore. In this study using data collection techniques by way of observation, interviews, recording, recording, photographing, and transcription. In this study, the validity of the data was used, namely triangulation of sources, time, and techniques. Based on the analysis of the data obtained in the Bulusan Folklore, there are also character values that can serve as guidelines and examples for the whole community, especially young people for the next generation. The origins of the Bulusan folklore have several religious values and moral values contained in it. The content of religious values in Bulusan folklore includes obedience, belief, and practice. The moral values contained in the Bulusan folklore are the values of mutual cooperation, obedience, and politeness.
ANALISIS NILAI BUDAYA DAN FUNGSI “TRADISI MANTEN MUBENG GAPURA” DI MASJID WALI AT-TAQWA LORAM KULON KUDUS Nabila Siti Khoirunnisa; Gista Ayu Astriani; Luluk Zakiatus Sholikhah; Dicky Amirul Hasan; Risma Oktafia; Mohammad Kanzunnudin
Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa Vol. 1 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jmpb-widyakarya.v1i1.502

Abstract

Research on the analysis of "Values ​​and Functions of Tradision Manten Mubeng Gapura at mosque Wali At-Taqwa Loram Kulon Kudus" was conducted in Loram Kulon Village, Jati District, Kudus Regency, Central Java. This study uses a qualitative descrptif approach. Data collection techniques through literature, observation, interviews, recording, writing and taking pictures. The results of this study obtained the values ​​and functions of the manten mubeng gapura padureksan tradition, the values ​​associated with this tradition are religious values ​​and cultural values ​​while its function is as a medium of da'wah and to introduce if a Muslim must have a sense of responsibility and not leave obligations.
Nilai Religi Dari Cerita Rakyat Saridin Abelia Helga Natasya; Aulia Rohmah; Sania Rizka Faiza; Mohammad Kanzunnudin
Jurnal Bima : Pusat Publikasi Ilmu Pendidikan bahasa dan Sastra Vol. 2 No. 3 (2024): September : Jurnal Bima : Pusat Publikasi Ilmu Pendidikan bahasa dan Sastra
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/bima.v2i3.1060

Abstract

This research uses qualitative research methods to analyze "character values ​​from the Saridin folklore". Shows that the story "Saridin" contains values ​​such as divinity, nationalism, independence and mutual cooperation. These values ​​develop good character and skills. Saridin Folklore on the coast, especially in Pati, still remains strong in society because the process of cultural reproduction is still ongoing through art, literary works and local traditions. However, he is also known as a strong person because he expresses truth and justice in ways that often violate common norms. Saridin is considered to represent the critical wisdom of Javanese coastal communities. He upholds six main values, namely sincerity, patience, obedience to teachers and parents, honesty, concern for the environment, and faith in the power of God. This is in accordance with the demands of character education which emphasizes the importance of cultural awareness and cultural intelligence, as does Saridin.
Analisis Nilai Religi Dalam Cerita Lisan Nyai Sabirah di Desa Bakaran Wetan, Juwana, Pati Oktaviana Dwi Rahmadhani; Melinda Khoiriyah Ningrum; Sherly Arinda May Listy; Inez Avista Rini; Mohammad Kanzunnudin
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023): April : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v3i1.2086

Abstract

The purpose of this study is to find the myth, form, and content contained in the folklore of Nyai Sabirah in Bakaran Wetan Village, Juwana Sub-district, Pati Regency, Central Java. The reason for this research is that researchers are interested in myths, customs and traditions in Bakaran Wetan Village. The theory used is Alan's theory where an activity that builds the structure of the Nyai Sabirah story. The research method is descriptive qualitative research, which is located in Bakaran Wetan Village. The data collection technique uses interviews, analysis, direct observation, recording, and recording. Data analysis techniques used with interactive analysis techniques. Then to test the validity of the data using source triangulation. The conclusion of this research is that people in Bakaran Wetan Village still believe in the origin of Nyai Sabirah Folklore. In the folklore of Nyai Sabirah has religious values including faith, love of peace, self-confidence, and firm stance. Although the community believes in the folklore of Nyai Sabirah, the community does not associate God Almighty.
Nilai Budaya dalam Cerita Rakyat (Seni Barongan) di Kudus Sunaisah Sunaisah; Iffatul Ulya Rosyadi; Farida Maulida; Mohammad Kanzunnudin
Morfologi : Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya Vol. 2 No. 4 (2024): August : Morfologi : Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya
Publisher : Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/morfologi.v2i4.810

Abstract

This study aims to analyze the cultural value of the folklore of Barongan Kudus Art. This research was motivated by the lack of public knowledge of the values contained in barongan art. The method used is qualitative descriptive. The source of the data comes from a book entitled "East Coast Folklore" written by Mohammad Kanzunnudin published by CV Adhigama in 2024 page 75. The data is in the form of fragments of the Holy Barongan Art story. Data collection techniques are carried out by the read and listen method. Data analysis techniques using Miles and Huberman's theory are (1) data collection, (2) data presentation, (3) data reduction, (4) verification. The results of the analysis show the values contained in barongan art, namely the value of beauty, biological value, scientific value, skill.
Co-Authors Abelia Helga Natasya Adam Sidqi Agus Darmuki Agus Hartono Aira Annastasya Antika, Silfi Arif Rifa’i Aryani, Dias Syifa Arzella Devi Ristia Putri Aulia Rohmah Aulia Tri Lestari Aurelia Cahya Fadhilatul Khalila Ayu Dewi Nafisatul Khofifah BUDIYANTO Cholida Azzahro Cike Ilpia Diah Ayu Anisa Putri Dicky Amirul Hasan Dwiana Asih Wiranti Elisa Septiana Erik Aditia Ismaya Fara Fatika Maharani Farida Maulida Febrianti, Adhelia Putri Fitmaya Intan Nazwa Gista Ayu Astriani Hanim Aulia Maghfiroti Hasna Nur Alifah Iffatul Ulya Rosyadi Ika Oktavianti Ika Oktavianti, Ika Ikna Pradita Oktaviani Indah Herawati Indah Lestari Inez Avista Rini Intan Cahyaningtyas Irene Putri Tebetha Irfai Fathurohman Janita Putri Dwihana Kirana Chitya Dewi Lindi, Adzin Eka Lisa Putri Wihana Luluk Zakiatus Sholikhah Lusiana Lu’luul Maknun Maulida Laily Kusuma Wati Maulidia Rahmah Melinda Khoiriyah Ningrum Mila Roysa Mirnawati - Mochamad Widjanarko Mohammad Syaffruddin Kuryanto Muhammad Afdholil Kholiqoh Insani Muhammad Gilang Ramadhan Muhammad Noor Alfiandi Muhammad Zaki Ali Muti'ah, Izzatul Muzayyanatun Nisa' Nabila Siti Khoirunnisa Nailal Muna Nida Dhiyaul Auliyah Noor Khamidah Nur Alfin Hidayati Nur Hanifah Nur Kusuma Astuti Nuzulun Niswah Oktaviana Dwi Rahmadhani Ony Khansa’ Khoirunnisa Osama Ahmad Permatasary, Putri Yourdamarta Adinda Meychilla Putri Jenar Mahesa Ayu Raden Mohamad Herdian Bhakti Raharjo, Ronal Resa Sirotun Hidayah, Eva Risma Oktafia Saifuddin Helmi Sania Rizka Faiza Sekar Dwi Ardianti Sherly Arinda May Listy Sherly Rizki Permatahati Shinta Aninda Pratiwi Silvia Indriani Silvia Maulinnikmah Sri Kasih Sri Utaminingsih Sunaisah Sunaisah Suryani Suryani Ulya, Lisa Hilmayatul Velayali, Istifaiya Vika Irmainsyah Wieline Dewi Azzahra Zerra Putri Angelina Zumna Afifatun Nisa