Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengelolaan Sumber Daya Alam Berbasis Prinsip Sustainable Development Dalam Meningkatkan Kualitas Lingkungan Kerja Yang Produktif: Sebuah Kajian Literatur Ista, Akram; Hadiasman Ibrahim; Suhra Wardi; Ferdi Fathurohman; Aiedil Pebri Suwarna
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15600

Abstract

Pengelolaan sumber daya alam (SDA) yang tidak berkelanjutan menimbulkan berbagai permasalahan lingkungan yang berimbas langsung pada kualitas lingkungan kerja. Kajian ini bertujuan untuk mengkaji kontribusi prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan (sustainable development) dalam pengelolaan SDA terhadap penciptaan lingkungan kerja yang produktif. Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif melalui library research, dengan mengumpulkan berbagai macam referensi yang terkait dengan pengelolaan sumber daya alam berbasis sustainable development khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kualitas di lingkungan kerja. Hasil studi menunjukkan bahwa penerapan sustainable development dalam pengelolaan sumber daya alam dalam meningkatkan kualitas lingkungan kerja yang produktif berdasar dalam 4 P, yaitu: profit (efisiensi ekonomi), planet (keberlanjutan lingkungan), people (keadilan sosial) dan partnership (kolaborasi lintas sektor). Penerapan 4 prinsip ini mendorong perusahaan dan lembaga publik untuk menjadikan sustainability sebagai bagian dari budaya organisasi, guna memastikan keseimbangan antara keuntungan ekonomi dan kesejahteraan sosial-ekologis jangka Panjang. Artikel ini diharapkan memberikan kontribusi teoritis dan praktis dalam mendesain kebijakan manajemen lingkungan kerja yang berbasis pada prinsip-prinsip keberlanjutan sebagai bagian dari strategi jangka panjang pembangunan berkelanjutan.
Pengaruh Kode Etik Profesi dan Disiplin Kerja terhadap Komitmen Organisasi melalui Motivasi Kerja sebagai Variabel Intervening pada Personel di Polda Kalimantan Barat dalam Perspektif Ekonomi Syariah Muhammad Iqbal Ansyari; Ismail Ruslan; Suhra Wardi
LABATILA : Jurnal Ilmu Ekonomi Islam Vol. 10 No. 01 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Masyarakat IAINU Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33507/lab.v10i01.3789

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelanggaran kode etik profesi dan disiplin kerja terhadap komitmen organisasi melalui motivasi kerja sebagai variabel intervening pada personel di Polda Kalimantan Barat, serta menganalisis hubungan antarvariabel tersebut dalam perspektif Ekonomi Syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kausal dan komparatif. Populasi penelitian berjumlah 126 personel yang terdiri dari Personel Pelayanan Masyarakat serta Personel Putusan Disiplin KKEP Polri dan Pidana. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan rumus Slovin sehingga diperoleh sampel sebanyak 96 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner menggunakan Google Form. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Square (PLS) dengan bantuan software SmartPLS versi 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelanggaran kode etik profesi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap motivasi kerja dan komitmen organisasi. Disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja dan komitmen organisasi. Motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi. Selain itu, motivasi kerja terbukti mampu memediasi pengaruh pelanggaran kode etik profesi terhadap komitmen organisasi serta memediasi pengaruh disiplin kerja terhadap komitmen organisasi. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa dalam perspektif Ekonomi Syariah, pelanggaran kode etik profesi dan rendahnya disiplin kerja merupakan perilaku yang bertentangan dengan nilai-nilai amanah, tanggung jawab, kejujuran, dan profesionalisme. Sebaliknya, motivasi kerja dan komitmen organisasi yang tinggi mencerminkan implementasi nilai ihsan, integritas, serta etos kerja Islami dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat. Kata Kunci: Pelanggaran Kode Etik Profesi, Disiplin Kerja, Motivasi Kerja dan Komitmen Organisasi.