Suriyani Suriyani
Institut Kesehatan dan Teknologi Kartini Batam

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Teknologi Digital dalam Meningkatkan Manajemen Pelayanan Rumah Sakit di Tengah Perubahan Kebijakan Kesehatan Victor ED Palapessy; Rini Susanti; Suriyani Suriyani; Rika Irawan
SEHATI: Jurnal Kesehatan Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Pelantar Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52364/sehati.v6i1.180

Abstract

This study aims to explore the impact of digital technology on hospital management in the context of changing healthcare policies. The main focus of the research is to understand how the implementation of digital technology can enhance operational efficiency and patient satisfaction within the dynamic healthcare policy environment. The research design used is quantitative with a survey approach, where data was collected through questionnaires from 50 respondents working in hospitals that have adopted digital technology. Data analysis was conducted using descriptive statistics and multiple linear regression to examine the relationship between digital technology variables and hospital management. The main findings of this study indicate that digital technology improves operational efficiency and patient satisfaction, but is also confronted with challenges such as inadequate staff training and data security issues. Additionally, supportive healthcare policies accelerate the adoption of digital technology in hospitals. This study contributes to hospital management literature by highlighting the important role of digital technology in improving healthcare services. The practical implication of these findings is the importance of supporting policies and adequate staff training. Future research is recommended to adopt a longitudinal design and expand the sample to monitor the long-term impact of digital technology in hospitals
Telemedicine sebagai Inovasi Manajemen Pelayanan Kesehatan: Analisis Pengetahuan, Sikap dan Tindakan Masyarakat Derry Trisna Wahyuni S; Kiki Sarniati Agustina; Rika Irawan; Suriyani Suriyani
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Juli
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/pubhealth.v5i1.1669

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong munculnya telemedicine sebagai inovasi dalam manajemen pelayanan kesehatan, yang memungkinkan masyarakat memperoleh layanan medis jarak jauh secara efisien. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat pengetahuan, sikap, dan tindakan masyarakat terhadap pemanfaatan telemedicine di Kelurahan Kabil, Kota Batam. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan cross-sectional deskriptif. Sampel berjumlah 75 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling, dengan kriteria inklusi warga berusia ≥18 tahun dan berdomisili minimal enam bulan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah divalidasi dan dianalisis menggunakan distribusi frekuensi serta persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan tinggi (84%), sikap positif (80%), dan tindakan menggunakan telemedicine (63%). Temuan ini mengindikasikan bahwa masyarakat di Kelurahan Kabil memiliki kesiapan cukup baik dalam mengadopsi layanan kesehatan digital. Namun, masih terdapat kelompok dengan pengetahuan sedang dan rendah (16%), serta sikap negatif (20%) yang berpotensi menghambat pemanfaatan telemedicine secara merata. Berdasarkan kerangka Knowledge–Attitude–Practice (KAP) dan Diffusion of Innovation Theory (Rogers, 2003), pengetahuan dan sikap positif merupakan faktor penting dalam mendorong tindakan, tetapi perlu dukungan edukasi berkelanjutan, peningkatan kepercayaan, dan akses teknologi yang mudah. Oleh karena itu, disarankan adanya sosialisasi berkesinambungan, pendampingan praktis, serta kebijakan yang memperkuat infrastruktur digital agar implementasi telemedicine dapat berlangsung optimal, inklusif, dan berkelanjutan.