Perkembangan teknologi digital telah memberikan peluang besar bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing, khususnya di wilayah pedesaan. Namun, UMKM di Desa Belumbang masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan inovasi branding, pemahaman pemasaran digital yang minim, serta kurangnya kesadaran terhadap pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya digitalisasi UMKM melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Triatma Mulya di Desa Belumbang. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan observasi, wawancara, dan pendampingan langsung kepada pelaku UMKM. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan pemasaran digital melalui pembuatan akun media sosial, pemasangan banner, plang usaha, serta pembuatan video promosi mampu meningkatkan visibilitas dan potensi pasar UMKM. Selain itu, edukasi K3 memberikan dampak positif terhadap kesadaran pelaku usaha dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan produktif. Kendala yang dihadapi antara lain keterbatasan pemahaman digital, infrastruktur teknologi, dan waktu pelaksanaan program. Kesimpulannya, digitalisasi pemasaran dan edukasi K3 berperan penting dalam pengembangan UMKM, namun diperlukan pelatihan berkelanjutan serta dukungan dari berbagai pihak agar UMKM di Desa Belumbang dapat berkembang secara mandiri dan berkelanjutan.