Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGARUH PROGRAM CLEANLINESS, HEALTH, SAFETY, ENVIRONMENT (CHSE) TERHADAP KEPUASAN DAN NIAT BERKUNJUNG KEMBALI KE DAYA TARIK WISATA TANAH LOT TABANAN BALI Putu Cahaya Semesta; I Wayan Suardana; I Nyoman Ariana
Jurnal Belantara Vol 6 No 2 (2023)
Publisher : Forestry Study Program University Of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbl.v6i2.946

Abstract

The tourism industry has experienced a decline due to the Covid-19 pandemic. The Indonesia Central Statistics (BPS) noted that the number of foreign tourist arrivals to Indonesia between January and November 2020 was only 3.89 million. In line with the implementation of the health protocol, the Ministry of Tourism and Creative Economy in 2020 issued a guide book and certification program for the implementation of Cleanliness, Healthy, Safety and Environment (CHSE) in the tourism sector. On September 25, 2020 Tanah Lot already pocketed the CHSE certificate. This study was designed to assess the relationship between the implementation of the CHSE program on satisfaction and revisit intention of tourists visiting the Tanah Lot Tourist Attraction, Tabanan. This study uses quantitative methods. The sample in this study was 30-100 samples using accidental sampling technique. The data collection technique in this study was done by distributing online and offline to visitors visiting Tanah Lot. Data analysis in this study used two analytical techniques, namely Structural Equation Modeling - Partial Least Square (SEM-PLS) and descriptive qualitative analysis. The results of this study indicate that CHSE, both directly and through mediation, has a positive and significant effect on the satisfaction and intention to revisit visitors who travel to Tanah Lot. Satisfaction has a positive and significant effect on the intention to revisit tourists who travel to Tanah Lot.
Kearifan Lokal Masyarakat Desa Kuwum Mengwi Dalam Menjaga Kelestarian Pariwisata Berkelanjutan Unggas, Ardianus; Anggreni, Ni Putu Yunik; Putra, I Putu Bagus Andhy; Semesta, Putu Cahaya
Jurnal Daya Tarik Wisata Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Daya Tarik Wisata
Publisher : Fakultas Bisnis dan Pariwisata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Desa Kuwum Mengwi, dengan tujuan (1) mengetahui Potensi yang di miliki dalam Kearifan Lokal Masyarakat Desa Kuwum Mengwi Dalam Kelestarian Pariwisata Berkelanjutan (2) Strategi pengembangan Desa wisata berbasis Kearifan Lokal Masyarakat Desa Kuwum Mengwi Dalam Kelestarian Pariwisata Berkelanjutan. Penelitian ini merupakan penelitian deskeriptif. Sedangkan pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode (1) wawancara, (2) observasi, (3) dokumentasi, yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1)  potensi yang di miliki dalam Kearifan Lokal Masyarakat Desa Kuwum Mengwi Dalam Kelestarian Pariwisata Berkelanjutan. (2)  strategi pengembangan Desa wisata berbasis Kearifan Lokal Masyarakat Desa Kuwum Mengwi Dalam Kelestarian Pariwisata Berkelanjutan adalah meningkatkan fasilitas penunjang di Desa Kuwum dengan cara membangun warung, atau rumah makan, penginapan dan toilet yang bersih dengan tata bangunan yang rapi dan pengelola sampa yang terpadu, mengadakan pameran/festival setiap tahunnya mempromosikan hasil produk madu kele-kele dan produk objek wisata, menetapkan struktur organisasi yang ada di Desa Kuwum agar setiap anggota memiliki kejelasan tanggung jawab, kedudukan dan uraian tugas.
Prosedur Penanganan Keluhan Pelanggan Pada Pt Bali Daksina Wisata Denpasar Sari, Maria Purnata; Ardani, Ni Nyoman; Semesta, Putu Cahaya
Jurnal Daya Tarik Wisata Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Daya Tarik Wisata
Publisher : Fakultas Bisnis dan Pariwisata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51713/

Abstract

Penanganan keluhan pelanggan merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas layanan dan membangun kepercayaan pelanggan di industri pariwisata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prosedur penanganan keluhan pelanggan di PT Bali Daksina Wisata, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam proses tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur penanganan keluhan pelanggan di PT Bali Daksina Wisata terdiri dari beberapa tahapan, yaitu penerimaan keluhan, tinjauan dan evaluasi, tindakan perbaikan, tindak lanjut dan umpan balik, serta evaluasi dan peningkatan layanan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi perusahaan dalam meningkatkan prosedur penanganan keluhan pelanggan dan memperbaiki kualitas layanan secara keseluruhan.
Digitalisasi UMKM Desa untuk Meningkatkan Pemasaran Produk Lokal di Desa Belumbang Luh Gede Putri Kusuma Pekerti; Ni Ketut Dewi Irwanti; Ni L.K. Julyanti Paramita Sari; Anak Agung Ratih Wijayanti; I Ketut Kardana; Putu Cahaya Semesta; I Gusti Made Dwi Candra Anggara; Putu Agus Suarsana Ariesta
Prosiding Seminar Nasional Riset dan Pengabdian pada Masyarakat 2025: Optimalisasi Potensi Desa Berbasis Kearifan Lokal
Publisher : Pubfine Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah memberikan peluang besar bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing, khususnya di wilayah pedesaan. Namun, UMKM di Desa Belumbang masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan inovasi branding, pemahaman pemasaran digital yang minim, serta kurangnya kesadaran terhadap pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya digitalisasi UMKM melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Triatma Mulya di Desa Belumbang. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan observasi, wawancara, dan pendampingan langsung kepada pelaku UMKM. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan pemasaran digital melalui pembuatan akun media sosial, pemasangan banner, plang usaha, serta pembuatan video promosi mampu meningkatkan visibilitas dan potensi pasar UMKM. Selain itu, edukasi K3 memberikan dampak positif terhadap kesadaran pelaku usaha dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan produktif. Kendala yang dihadapi antara lain keterbatasan pemahaman digital, infrastruktur teknologi, dan waktu pelaksanaan program. Kesimpulannya, digitalisasi pemasaran dan edukasi K3 berperan penting dalam pengembangan UMKM, namun diperlukan pelatihan berkelanjutan serta dukungan dari berbagai pihak agar UMKM di Desa Belumbang dapat berkembang secara mandiri dan berkelanjutan.
Optimalisasi Potensi Desa Wisata Berbasis Kearifan Lokal di Desa Belumbang, Tabanan: Implementasi KKN Tematik Pariwisata Putu Cahaya Semesta; Ni Ketut Dewi Irwanti; Ni L.K. Julyanti Paramita Sari; Anak Agung Ratih Wijayanti; I Ketut Kardana; Luh Gede Putri Kusuma Pekerti; I Gusti Made Dwi Candra Anggara; Putu Agus Suarsana Ariesta
Prosiding Seminar Nasional Riset dan Pengabdian pada Masyarakat 2025: Optimalisasi Potensi Desa Berbasis Kearifan Lokal
Publisher : Pubfine Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Belumbang di Kabupaten Tabanan, Bali, merupakan salah satu desa yang baru ditetapkan sebagai desa wisata pada tahun 2022. Desa ini memiliki beragam potensi wisata, mulai dari atraksi alam seperti sistem irigasi subak dan tubing di sungai, hingga atraksi budaya seperti pertunjukan tari Rangda dan Calonarang. Namun, potensi tersebut belum dikelola secara optimal. Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik oleh mahasiswa Universitas Triatma Mulya, dilakukan berbagai kegiatan partisipatif untuk mendukung pengembangan desa wisata berbasis kearifan lokal. Pendekatan yang digunakan meliputi observasi, diskusi dengan pemangku kepentingan, dan pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi. Output kegiatan mencakup produksi konten promosi, pemasangan plang penunjuk arah, serta pembentukan identitas digital desa wisata melalui media sosial. Hasil menunjukkan bahwa pendekatan kolaboratif yang mengedepankan nilai-nilai lokal mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dan memperkuat posisi desa sebagai destinasi alternatif di Kabupaten Tabanan.