Marsya Cikita
Universitas Negeri Gorontalo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Karakteristik Anak Didik sebagai Dasar dalam Mendukung Proses Pendidikan Anak Usia Dini Marsya Cikita; Herlisna Kuku; Meriyani Anggowa; Tri Sela Lauding
ICHIGO : Jurnal Bahasa, Sastra, Pendidikan, dan Budaya Jepang Vol. 1 No. 2 (2024): Desember : ICHIGO : Jurnal Bahasa, Sastra, Pendidikan, dan Budaya Jepang
Publisher : Prodi Sastra Jepang Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/ichigo.v1i2.39

Abstract

Early Childhood Education (PAUD) is a crucial stage in shaping children's character and personality. This study aims to identify the characteristics of early childhood and analyze the role of teachers in supporting children's character development through an observational approach. The research method used is descriptive qualitative with direct observation techniques in one of the Kindergartens in Gorontalo City. The results of the observation show that early childhood has unique characteristics, such as spontaneity, high curiosity, and egocentric tendencies. However, challenges were also found in character development, such as lack of independence and unstable emotions. Teachers have a strategic role in overcoming these challenges through an individual approach, effective communication, and the creation of a conducive learning environment. The strategies implemented include providing examples of positive behavior, routine habits, and play activities that support children's character development. This study emphasizes the importance of a deep understanding of the characteristics of early childhood by educators to create an effective and enjoyable learning process, as well as to shape children's characters who are independent and emotionally stable.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL TERHADAP NILAI MORAL DAN REGULASI EMOSI ANAK USIA DINI Nurhayati Tine; Sulastya Ningsih; Marsya Cikita
Jurnal Pelita PAUD Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v10i2.5776

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas pembelajaran berbasis kearifan lokal terhadap nilai moral dan regulasi emosi anak usia dini di TK Agropolitan Gorontalo. Kearifan lokal yang digunakan dalam penelitian ini adalah nilai huyula, yaitu nilai gotong royong masyarakat Gorontalo yang menekankan kerja sama, saling membantu, kepedulian, kebersamaan, dan tanggung jawab kolektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi-eksperimen dan desain nonequivalent control group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri atas 40 anak TK B yang dibagi menjadi kelompok eksperimen sebanyak 20 anak dan kelompok kontrol sebanyak 20 anak. Kelompok eksperimen memperoleh pembelajaran berbasis kearifan lokal, sedangkan kelompok kontrol mengikuti pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui lembar observasi terstruktur yang mengukur nilai moral dan regulasi emosi anak. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, paired sample t-test, dan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan nilai moral dari rata-rata 47,20 menjadi 81,47, sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 46,80 menjadi 54,73. Pada variabel regulasi emosi, kelompok eksperimen meningkat dari 44,40 menjadi 78,53, sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 44,13 menjadi 52,13. Hasil uji statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol setelah perlakuan diberikan. Dengan demikian, pembelajaran berbasis kearifan lokal huyula efektif dalam meningkatkan nilai moral dan regulasi emosi anak usia dini. Pembelajaran ini dapat menjadi strategi pedagogis yang kontekstual, humanis, dan relevan untuk memperkuat pendidikan karakter serta perkembangan sosial-emosional anak.. Kata kunci: Kearifan Lokal; Huyula; Nilai Moral; Regulasi Emosi; Anak Usia Dini