Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas pembelajaran berbasis kearifan lokal terhadap nilai moral dan regulasi emosi anak usia dini di TK Agropolitan Gorontalo. Kearifan lokal yang digunakan dalam penelitian ini adalah nilai huyula, yaitu nilai gotong royong masyarakat Gorontalo yang menekankan kerja sama, saling membantu, kepedulian, kebersamaan, dan tanggung jawab kolektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi-eksperimen dan desain nonequivalent control group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri atas 40 anak TK B yang dibagi menjadi kelompok eksperimen sebanyak 20 anak dan kelompok kontrol sebanyak 20 anak. Kelompok eksperimen memperoleh pembelajaran berbasis kearifan lokal, sedangkan kelompok kontrol mengikuti pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui lembar observasi terstruktur yang mengukur nilai moral dan regulasi emosi anak. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, paired sample t-test, dan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan nilai moral dari rata-rata 47,20 menjadi 81,47, sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 46,80 menjadi 54,73. Pada variabel regulasi emosi, kelompok eksperimen meningkat dari 44,40 menjadi 78,53, sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 44,13 menjadi 52,13. Hasil uji statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol setelah perlakuan diberikan. Dengan demikian, pembelajaran berbasis kearifan lokal huyula efektif dalam meningkatkan nilai moral dan regulasi emosi anak usia dini. Pembelajaran ini dapat menjadi strategi pedagogis yang kontekstual, humanis, dan relevan untuk memperkuat pendidikan karakter serta perkembangan sosial-emosional anak.. Kata kunci: Kearifan Lokal; Huyula; Nilai Moral; Regulasi Emosi; Anak Usia Dini
Copyrights © 2026