Kristina Natalia Situmorang
Universitas HKBP Nommensen Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Internalisasi Figur Ayah dalam Novel “Sabtu Bersama Bapak”: Kajian Psikoanalisis: The Internalization of the Father Figure in the “Novel Sabtu Bersama Bapak”: A Psychoanalytic Study Martua Reyhant Sitanggang Gusar; Kristina Natalia Situmorang; Taruli Hutajulu; E M. Rivaldo Sinukaban
Boraspati Journal: Journal of Bilingualism, Organization, Research, Articles, Studies in Pedagogy, Anthropology, Theory, and Indigenous Cultures Vol. 2 No. 2 (2026): VOLUME 2 NUMBER 2 FEBRUARY 2026
Publisher : PT. Batak Story Pedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64674/boraspatijournal.v3i1.34

Abstract

Figur ayah memiliki peran penting dalam pembentukan kepribadian anak, termasuk ketika kehadirannya tidak lagi bersifat fisik. Dalam novel Sabtu Bersama Bapak karya Adhitya Mulya, relasi ayah dengan anak ditampilkan melalui pesan-pesan kehidupan yang diwariskan setelah kematian ayah. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses internalisasi figur ayah dalam struktur kejiwaan tokoh anak berdasarkan kajian psikoanalisis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Data berupa kutipan narasi dan dialog tokoh yang dianalisis menggunakan konsep id, ego, dan superego Sigmund Freud. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi figur ayah berlangsung melalui mekanisme repetisi pesan moral yang membentuk sistem nilai permanen dalam diri tokoh. Proses tersebut menghasilkan dua pola internalisasi, yaitu internalisasi stabil pada tokoh Satya dan internalisasi konflikual pada tokoh Cakra. Meskipun memiliki respons emosional yang berbeda, kedua tokoh menjadikan figur ayah sebagai rujukan moral utama dalam pengambilan keputusan hidup. Temuan ini menegaskan bahwa novel merepresentasikan figur ayah sebagai struktur nilai internal yang berfungsi jangka panjang dalam membentuk kedewasaan psikologis dan identitas tokoh anak.
Analisis Penggunaan Media Sosial Terhadap Kemampuan Memproses Dan Memahami Bahasa Tulis (Reading Comprehension) Pada Mahasiswa PBSI UHN Medan: Kajian Psikolinguistik Taruli Hutajulu; Eka Putri Saptari Wulan; Kristina Natalia Situmorang; Nurhayani Hasugian
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i2.1326

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media sosial terhadap kemampuan memproses dan memahami bahasa tulis (reading comprehension) pada mahasiswa dalam kajian psikolinguistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan delapan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur dan dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan media sosial yang tinggi dapat memengaruhi kemampuan memahami bacaan akademik, terutama pada aspek perhatian (attention), memori kerja (working memory), dan integrasi makna. Mahasiswa cenderung mengalami kesulitan mempertahankan fokus, mudah terdistraksi oleh notifikasi media sosial, serta perlu membaca ulang untuk memahami isi bacaan. Meskipun demikian, mahasiswa menerapkan berbagai strategi untuk meningkatkan pemahaman bacaan, seperti membatasi penggunaan media sosial saat belajar, membuat rangkuman, dan mencatat poin-poin penting. Dengan demikian, kemampuan memahami bahasa tulis pada mahasiswa dipengaruhi oleh kebiasaan penggunaan media sosial dan proses kognitif yang terlibat dalam pemrosesan bahasa.