Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Membangun Kemampuan Berpikir Kritis melalui Kesiapan Belajar dan Keaktifan Siswa: Studi pada SMA Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Provinsi Lampung Fahri, Ardian; Rafika Utari, Citra; Ketut Arya Sentana, I; Bukhari, Bukhari
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol. 6 No. 2 (2025): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/social-pedagogy.v6i2.11505

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta menganalisis pengaruh kesiapan belajar dan keaktifan siswa terhadap kemampuan berpikir kritis pada mata pelajaran Sejarah Indonesia di SMA yang berada di bawah naungan Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Provinsi Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto. Lokasi penelitian meliputi sekolah-sekolah JSIT pada empat kabupaten/kota di Provinsi Lampung. Populasi penelitian berjumlah 376 siswa, dan melalui perhitungan Taro Yamane diperoleh sampel sebanyak 194 responden yang ditentukan dengan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, serta kuesioner. Uji validitas instrumen dilakukan dengan korelasi product moment Pearson dan penilaian ahli, sedangkan uji reliabilitas menggunakan Cronbach’s Alpha (α) dengan bantuan program SPSS 23.0 for Windows. Uji prasyarat meliputi uji normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas, sedangkan pengujian hipotesis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan belajar dan keaktifan siswa berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Secara simultan, kedua variabel tersebut memberikan kontribusi sebesar 12,4% terhadap perkembangan kemampuan berpikir kritis siswa SMA di bawah JSIT Provinsi Lampung. 
The Effectiveness of Contextual Learning Through Discussions and Visits to Cultural Heritage Sites in Improving Cultural Heritage Literacy in High School Students Kuswono, Kuswono; Utari, Citra Rafika; Salsabilla, Fahra
HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 14, No 1 (2026): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/hj.v14i1.14557

Abstract

This study aims to assess the effectiveness of contextual learning through workshops and visits to cultural heritage sites in improving cultural heritage literacy in high school students. The method used was a quantitative pre-experimental study with a pretest-posttest design. In addition, observations and supporting interviews were conducted involving 10 students from 10 public and private schools in Metro City. The results showed that contextual learning through workshops and visits to cultural heritage sites significantly improved students' understanding and cultural heritage literacy. This learning approach was effective in increasing historical awareness and student engagement with local culture, and is therefore recommended for integration into history instruction in high school to improve historical literacy. The drawbacks of this learning approach are the lengthy time required and the lack of connection to the school curriculum, particularly regarding out-of-class learning.
Integrating Tinggihari Site Local Wisdom into History Learning: Fostering Students’ Historical Awareness Rani Oktapiani; Citra Rafika Utari; Rudi Hermawan
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Sriwijaya University in collaboration with  Perkumpulan Program Studi Pendidikan Sejarah Se-Indonesia (P3SI) dan Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI). 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jc.v15i1.368

Abstract

History education is one of the strategic steps to foster historical awareness. However, until now, history education still carries a strong stigma of focusing solely on memorizing historical facts, with little relevance or contextual connection to today's students and the environments in which they grow up. One approach to making history education more contextual is to integrate local wisdom. This study aims to analyze the effect of integrating local wisdom from the Tinggihari Site into history learning on students' awareness and compare it with conventional textbook-based learning. The method used is a quasi-experiment with a pretest-posttest control-group design, involving four classes of students at SMA Negeri 4 Lahat, which were then divided into two research groups: two experimental classes and two control classes. Data analysis in this study was conducted using statistical tests, namely the Wilcoxon, Mann-Whitney, and N-Gain tests. The results showed a significant increase in the experimental class (Asymp. Sig = 0.000 < 0.05) with an N-Gain of 0.38 (moderate), while the control class showed a decrease with an N-Gain of -0.17 (low). The Mann–Whitney test showed a significant difference between the two groups (Asymp. Sig = 0.000 < 0.05). The results of this study demonstrate that integrating local wisdom from the Tinggihari Site can enhance students' historical awareness across cognitive, affective, and moral domains. This research suggests that history learning can be an effective strategy for strengthening national identity and character.
Integrasi Konsep Literasi Vokasional melalui Berpikir Kreatif dan Berpikir Kritis Siswa SMK: Kajian Pustaka Citra Rafika Utari; Febriana Khoiriyah; Adi Wiranata; Rani Oktapia; Ardian Fahri
JURNAL LENTERA [PENDIDIKAN PUSAT PENELITIAN LPPM UM METRO] Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Lentera Pendidikan Pusat Penelitian LPPM UM Metro
Publisher : LPPM UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jlpp.v11i1.5346

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi konsep literasi vokasional melalui kemampuan berpikir kreatif dan berpikir kritis siswa SMK. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan siswa SMK dalam memahami dunia kerja, menyelesaikan masalah, dan menghasilkan ide atau solusi yang sesuai dengan bidang keahliannya. Metode penelitian ini menggunakan kajian pustaka dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh dari berbagai literatur, seperti artikel jurnal, buku, dokumen kebijakan, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan literasi vokasional, berpikir kreatif, berpikir kritis, dan pembelajaran SMK. Hasil kajian menunjukkan bahwa literasi vokasional mencakup kemampuan memahami pengetahuan kejuruan, prosedur kerja, sikap profesional, teknologi, komunikasi, dan kerja sama. Berpikir kritis membantu siswa menganalisis masalah dan mengambil keputusan secara tepat. Sementara itu, berpikir kreatif membantu siswa menemukan ide baru, membuat produk, dan mengembangkan solusi yang inovatif. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi literasi vokasional melalui berpikir kreatif dan berpikir kritis penting diterapkan dalam pembelajaran SMK. Integrasi ini dapat membantu siswa menjadi lulusan yang terampil, kritis, kreatif, adaptif, dan siap menghadapi dunia kerja