Citra Rafika Utari
Universitas Muhammadiyah Metro

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integrating Tinggihari Site Local Wisdom into History Learning: Fostering Students’ Historical Awareness Rani Oktapiani; Citra Rafika Utari; Rudi Hermawan
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Sriwijaya University in collaboration with  Perkumpulan Program Studi Pendidikan Sejarah Se-Indonesia (P3SI) dan Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI). 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jc.v15i1.368

Abstract

History education is one of the strategic steps to foster historical awareness. However, until now, history education still carries a strong stigma of focusing solely on memorizing historical facts, with little relevance or contextual connection to today's students and the environments in which they grow up. One approach to making history education more contextual is to integrate local wisdom. This study aims to analyze the effect of integrating local wisdom from the Tinggihari Site into history learning on students' awareness and compare it with conventional textbook-based learning. The method used is a quasi-experiment with a pretest-posttest control-group design, involving four classes of students at SMA Negeri 4 Lahat, which were then divided into two research groups: two experimental classes and two control classes. Data analysis in this study was conducted using statistical tests, namely the Wilcoxon, Mann-Whitney, and N-Gain tests. The results showed a significant increase in the experimental class (Asymp. Sig = 0.000 < 0.05) with an N-Gain of 0.38 (moderate), while the control class showed a decrease with an N-Gain of -0.17 (low). The Mann–Whitney test showed a significant difference between the two groups (Asymp. Sig = 0.000 < 0.05). The results of this study demonstrate that integrating local wisdom from the Tinggihari Site can enhance students' historical awareness across cognitive, affective, and moral domains. This research suggests that history learning can be an effective strategy for strengthening national identity and character.
Integrasi Konsep Literasi Vokasional melalui Berpikir Kreatif dan Berpikir Kritis Siswa SMK: Kajian Pustaka Citra Rafika Utari; Febriana Khoiriyah; Adi Wiranata; Rani Oktapia; Ardian Fahri
JURNAL LENTERA [PENDIDIKAN PUSAT PENELITIAN LPPM UM METRO] Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Lentera Pendidikan Pusat Penelitian LPPM UM Metro
Publisher : LPPM UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jlpp.v11i1.5346

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi konsep literasi vokasional melalui kemampuan berpikir kreatif dan berpikir kritis siswa SMK. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan siswa SMK dalam memahami dunia kerja, menyelesaikan masalah, dan menghasilkan ide atau solusi yang sesuai dengan bidang keahliannya. Metode penelitian ini menggunakan kajian pustaka dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh dari berbagai literatur, seperti artikel jurnal, buku, dokumen kebijakan, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan literasi vokasional, berpikir kreatif, berpikir kritis, dan pembelajaran SMK. Hasil kajian menunjukkan bahwa literasi vokasional mencakup kemampuan memahami pengetahuan kejuruan, prosedur kerja, sikap profesional, teknologi, komunikasi, dan kerja sama. Berpikir kritis membantu siswa menganalisis masalah dan mengambil keputusan secara tepat. Sementara itu, berpikir kreatif membantu siswa menemukan ide baru, membuat produk, dan mengembangkan solusi yang inovatif. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi literasi vokasional melalui berpikir kreatif dan berpikir kritis penting diterapkan dalam pembelajaran SMK. Integrasi ini dapat membantu siswa menjadi lulusan yang terampil, kritis, kreatif, adaptif, dan siap menghadapi dunia kerja