This Author published in this journals
All Journal IESM
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Perbaikan Tata Letak Fasilitas Terhadap Proses Produksi di PT. X Yuli Setiawannie; Nita Marikena; Ade Yudha Pratama
Industrial Engineering System and Management Journal Vol. 3 No. 2 (2022): Vol 3 No 2 Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan tata letak fasilitas merupakan serangkaian masalah desain yang terkait dengan pengaturan elemen yang membentuk sistem produksi industri dalam ruang fisik. Penyusunan tata letak yang baik menjadi salah satu keputusan desain terpenting dari strategi operasi bisnis yang berdampak pada biaya operasi, efisiensi, dan produktivitas sistem produksi serta menjamin keamanan dan kepuasan kerja dari karyawan. PT. X merupakan perusahaan manufaktur di bidang packaging industries, yaitu pembuatan kotak dengan berbagai tipe karton. Penggunaan area gudang bahan setengah jadi dan stok sisa bahan jadi menjadi kendala dalam proses produksi sehingga mengakibatkan aliran produksi menjadi terhambat, hal ini dikarenakan terlalu banyak sisa stok bahan setengah jadi dan bahan jadi. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan usulan dan analisa perbaikan tata letak fasilitas agar menghasilkan produksi yang optimal. Perancangan ulang tata letak fasilitas perusahaan menggunakan metode Activity Relationship Chart (ARC) untuk meminimumkan jarak antara satu stasiun ke stasiun yang lain sehingga menghasilkan tata letak yang efisien dan efektif. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa perusahaan tetap menggunakan jenis tata letak tipe proses (process layout), karena jumlah produk kotak karton memiliki variasi ukuran berbeda-beda dengan kuantitas rata-rata yang tidak banyak. Perubahan letak tiap stasiun kerja pada area produksi mampu mengoptimalkan sistem produksi dan meminimalkan jarak antar stasiun sebesar 53,9% serta perlu penambahan area penyimpanan stok di gudang bahan setengah jadi untuk menyimpan sisa stok bahan setengah jadi dan bahan jadi agar tidak menghambat proses muat barang ke truk.