Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kesadaran Masyarakat akan Kebersihan melalui Program Jumat Bersih di Lingkungan Desa Cikahuripan Kecamatan Cikahuripan Kabupaten Sukabumi Meutia Riany; Dania Meida Rosyidah; Dea Arme Tiara Harahap; Vica Meinuri
Sciences du Nord Community Service Vol. 1 No. 02 (2024): Sciences du Nord Community Service
Publisher : North Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71238/sncs.v1i2.48

Abstract

Program "Jumat Bersih" di Desa Cikahuripan telah diimplementasikan sebagai inisiatif untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap kebersihan lingkungan. Dilaksanakan selama empat sesi, program ini berhasil menarik partisipasi yang meningkat dari warga desa, serta memicu perubahan perilaku dalam pengelolaan sampah yang efektif. Data yang dikumpulkan menunjukkan peningkatan signifikan dalam volume sampah yang terkumpul, menandakan perubahan positif dalam praktik kebersihan masyarakat. Meskipun menghadapi tantangan seperti keterbatasan alat kebersihan dan partisipasi yang belum merata, program ini membuka jalan bagi pengembangan lebih lanjut yang melibatkan pendidikan formal dan pembentukan tim kebersihan tetap. Hasil awal ini menunjukkan potensi program dalam mendorong perubahan kebiasaan masyarakat dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup, yang dapat dijadikan dasar untuk replikasi program serupa di daerah lain.
Penguatan Kapasitas Kelompok Tani melalui Pembentukan Tim Pemasaran Komunitas berbasis Wilayah Andri Ardhiyansyah; M. Andri Juniansyah; Abu Bakar Ashidiqy; Meutia Riany; Dania Meida Rosyidah; Dea Arme Tiara Harahap
Jurnal Pengabdian West Science Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v5i01.3191

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kelompok tani melalui pembentukan Tim Pemasaran Komunitas berbasis wilayah. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan pemberdayaan komunitas dengan tahapan identifikasi kebutuhan, pelatihan, pendampingan, hingga implementasi awal strategi pemasaran. Kegiatan dilakukan di Kabupaten Cianjur. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman petani terhadap strategi pemasaran, terbentuknya struktur tim yang fungsional, serta munculnya inisiatif pemasaran lokal seperti label produk dan penggunaan media sosial. Meskipun terdapat tantangan dalam adopsi teknologi dan kemitraan eksternal, kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan wilayah berbasis komunitas mampu memperkuat posisi petani dalam rantai nilai pertanian. Kegiatan ini diharapkan dapat direplikasi di wilayah lain sebagai model penguatan kelembagaan tani berbasis lokalitas.