Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kelompok tani melalui pembentukan Tim Pemasaran Komunitas berbasis wilayah. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan pemberdayaan komunitas dengan tahapan identifikasi kebutuhan, pelatihan, pendampingan, hingga implementasi awal strategi pemasaran. Kegiatan dilakukan di Kabupaten Cianjur. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman petani terhadap strategi pemasaran, terbentuknya struktur tim yang fungsional, serta munculnya inisiatif pemasaran lokal seperti label produk dan penggunaan media sosial. Meskipun terdapat tantangan dalam adopsi teknologi dan kemitraan eksternal, kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan wilayah berbasis komunitas mampu memperkuat posisi petani dalam rantai nilai pertanian. Kegiatan ini diharapkan dapat direplikasi di wilayah lain sebagai model penguatan kelembagaan tani berbasis lokalitas.
Copyrights © 2026