Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

AUDIT MANAJEMEN INOVASI TEKNOLOGI INFORMASI MENGGUNAKAN FRAMEWORK COBIT 2019 DOMAIN APO04 PADA JT DIGITALLY Melinne Maldini Rosady; Ika Ima Nissa; Leo Sandi
Journal of Innovation And Future Technology Vol. 8 No. 1 (2026): Vol 8 No 1 (Februari 2026): Journal of Innovation and Future Technology (IFTECH
Publisher : LPPM Unbaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/iftech.v8i1.4554

Abstract

In the current digital era, Information Technology has evolved beyond its traditional role as a mere supporting function and has become a strategic core that drives organizational competitiveness. Effective data governance is essential to improving data management practices, which ultimately contributes to enhanced organizational performance. JT Digitally is a company specializing in digital marketing agency services, offering solutions including digital marketing, software product development, and technology services. This study employs the COBIT 2019 Framework as its primary evaluation instrument, selected due to its focus on assessing capability and maturity levels based on designated target domains. The APO04 domain is employed to evaluate the company's Innovation Management System, encompassing the establishment and communication of quality standards across all relevant processes, procedures, and organizational outcomes. This research formulates strategic recommendations derived from the IT governance evaluation conducted at JT Digitally using the COBIT 2019 framework, specifically the APO04 domain. The capability assessment of APO04 subdomains shows an average score of 2.6 (Partially Achieved), indicating that implementation has begun but requires further strengthening. Recommendations include developing innovation governance policies and procedures, client-centered innovation management, and a systematic documentation
Implementasi Metode TOPSIS dalam Pemilihan Kain Tenun Terbaik Ika Ima Nissa; Arip Kristiyanto; Leo Sandi
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Media Informatika
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i4.6422

Abstract

Kain tenun merupakan tekstil tradisional yang dibuat dengan menyilangkan benang pakan dan lungsin, baik secara manual maupun menggunakan alat tenun. Permasalahan yang terjadi dalam pemilihan kain tenun terbaik saat ini masih dilakukan secara manual, sehingga kurang efisien dan berisiko menimbulkan ketidaktepatan dalam pengambilan keputusan. Untuk mengatasi hal tersebut, penelitian ini merancang sebuah Sistem Pendukung Keputusan (SPK) menggunakan metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Metode TOPSIS dipilih karena mampu menyelesaikan masalah pemilihan alternatif berdasarkan berbagai kriteria yang relevan. Data dalam penelitian ini diambil dari Kain Tenun Padi Sarumpun dengan lima alternatif motif: Tulip, Tapak Manggih, Rangkiang, Pucuak Rabuang, dan Padi Sarumpun. Penilaian dilakukan berdasarkan empat kriteria: harga, tingkat kesulitan, kualitas bahan, dan proses pembuatan. Hasil analisis menunjukkan bahwa Motif Pucuak Rabuang memiliki nilai tertinggi (0,7304), sehingga dinilai sebagai kain tenun terbaik. Sistem ini mampu membantu dalam meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam proses seleksi, serta memberikan informasi yang berguna bagi pengambilan keputusan oleh pihak pengelola tenun. Dengan demikian, SPK berbasis TOPSIS terbukti efektif dalam pemilihan kain tenun terbaik.