Sadar Prihandana
Prodi Keperawatan Tegal Program Diploma III Poltekkes Kemenkes Semarang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETRAMPILAN WARGA DALAM PEMBUATAN JAMU UNTUK PENCEGAHAN COVID 19 DI KELURAHAN DEBONG KULON KOTA TEGAL Gayuh Siska Laksananno; Sadar Prihandana
Jurnal Inovasi Masyarakat Terupdate Vol. 1 No. 1 (2024): JIMAT
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jimat.v1i1.11007

Abstract

Kasus positif Covid-19 menyebar di Indonesia pertama kali pada 2 Maret2020, ketika seorang instruktur dansa dan ibunya terkonfirmasi tertular dariseorang warga negara Jepang. Pada 9 April, pandemi sudah menyebar ke34 provinsi. Upaya pencegahan dan penanggulangan untuk melawanCovid-19 telah banyak dilakukan. Vaksin untuk mencegah infeksi Covid-19sedang dalam tahap pengembangan/uji coba, sehingga berbagai ikhtiartetap harus dijalankan, disertai dengan berdoa dan bertawakal. Sementaraobat dan vaksin belum ditemukan, maka upaya atau tindakan tepat yangdapat dilakukan adalah dengan memperhatikan beberapa upayapencegahan penyebaran dari Covid 19 ini. Pemerintah telahmensosialisasikan protokol pencegahan penyebaran Covid 19 ini secaramasif dengan memanfaatkan semua media dan sukarelawan sertamenggerakkan perangkat birokrasi dari tingkat pusat hingga daerah.Substansi dari beberapa pencegahan intinya adalah agar daya tahantubuh tetap kuat melawan serangan virus. Banyak hal yang dapat dilakukanuntuk menjaga kekebalan tubuh. Mulai dari menjalani pola hidup sehat,mengonsumsi vitamin dan lainnya. Di Indonesia sendiri, sebagian orangmasih percaya dengan beberapa ramuan tradisional atau lebih dikenaldengan jamu. Metode yang digunakan meliputi edukasi dan prakteklangsung pembuatan jamu. Evaluasi diukur dari peningkatan pegetahuandan ketrampilan sebelum dan sesudah pelaksanaan kegiatan pengabdianmasyarakat. Hasil yang dicapai setelah dilakukan kegiatan pengabdianmasyarakat menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dari pesertadan dapat mempraktekan cara pembuatan jamu
PEMBERDAYAAN REMAJA DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI KELURAHAN DEBONG KULON KOTA TEGAL Agus Mulyadi; Gayuh Siska Laksananno; Sadar Prihandana; Nurcholis Nurcholis
Jurnal Inovasi Masyarakat Terupdate Vol. 1 No. 1 (2024): JIMAT
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jimat.v1i1.11009

Abstract

Penyalahgunaan obat terlarang merupakan masalah yang kompleks yangterjadi pada semua kalangan termasuk remaja/pelajar, yangdisebabkandan dicetuskan oelh banyak hal. Data BNN menunjukkanbanyaknya penyalahgunaan narkoba pada generasi milenial atau generasimuda yang angkanya terus meningkat. Kota Tegal merupakan salah satuwilayah di Jawa Tengah yang memiliki jumlah penduduk dengan rentangusia remaja yang cukup besar, yang sangat potensial untuk dapat dijadikansebagai tempat peredaran narkoba. Badan Narkotika Nasional (BNN)menyatakan penyalahgunaan dan peredaran narkotika di masyarakatmenunjukkan peningkatan dengan meluasnya korban akibat narkoba.Tingginya paparan narkotika pada remaja perlu mendapatkan perhatianadalah bahwa target utama pasar narkotika ini adalah para remaja.Kalangan remaja yang terpapar narkotika lebih rentan sebagai penggunajangka panjang, karena mereka memiliki waktu yang cukup panjang dalammengkonsumsi narkoba. Dampak penggunaan narkoba ternyata dapatmenimbulkan masalah lain yang tidak kalah mengerikan, sehinggapenanganan penyalahgunaan narkoba perlu mendapatkan pehatian yangserius. Penanganan yang bersifat promotif dan preventif perlu dikedepankansebelum dilakukan tindakan represif. Melibatkan secara aktif remaja dalamupaya penanganan yang bersifat promotif dan preventif merupakan salahsatu solusi untuk mengurangi penyebaran Narkoba di kalangan remaja.Tujuan dari dilaksanakannya pengabdian masyarakat di Kelurahan DebongKulon ini adalah untuk meningkatkan peran dan partisipasi mitra (remaja)dalam kegiatan P4GN, meningkatkan pengetahuan remaja terkait kegiatanP4GN dan meningkatkan motivasi remaja dalam kegiatan P4GN. Sedangkanmanfaat yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah mitra (remaja) dapatberpartisipasi aktif dalam kegiatan P4GN dan dapat termotivasi untuk teribatdalam kegiatan P4GN. Untuk mencapai tujuan kegiatan pengabdianmasyarakat di Kelurahan Debong Kulon Kota Tegal, dilakukan melaluibeberapa pendekatan, antara lain dengan Model Participatory RuralAppraisal (PRA), Model Community development, Persuasif dan Edukatif.Hasil yag dicapai dari pengabdian masyarakat ini adalah tersedianya bokletatau modul tentang P4GN yang dibuat oleh mitra sebagai media edukasiyang interaktif sehingga terjadi peningkatan pengetahuan dan motivasi darimitra untuk membentuk konsep diri yang positif