Agus Mulyadi
Prodi Keperawatan Tegal Program Diploma III Poltekkes Kemenkes Semarang

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENYEDIAAN SAYURAN SEGAR KEMASAN SIAP OLAH UNTUK KONSUMSI RUMAH TANGGA KADER KESEHATAN KELURAHAN BANDUNG KOTA TEGAL GUNA MENINGKATKAN IMUN DI MASA PANDEMI Deddy Utomo; Anny Fauziyah; Agus Mulyadi; Nurcholis Nurcholis
Jurnal Inovasi Masyarakat Terupdate Vol. 1 No. 1 (2024): JIMAT
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jimat.v1i1.10954

Abstract

Background Vegetables are very important nutrients for the body. Vegetables are a source of vitamins, minerals and fiber which function as antioxidants. A person who consumes vegetables according to the WHO daily allowance will increase the body's immunity/stamina so that it is resistant to exposure to infection. In the long term. The level of community vegetable consumption is still low, 95.5% of Indonesian people are reported to consume vegetables below the standards set by WHO. One of the factors that influences increasing vegetable consumption is the availability of easily accessible vegetables. The aim is to increase adequate vegetable consumption for health workers and health cadres who are always involved in health management efforts. The community service method used is providing education and providing ready-to-process packaged vegetables which are useful for increasing body immunity for health cadres from Bandung Village, Tegal City. Service results after being educated about vegetable knowledge rose from 6.6 points to 8.5 points. All participants who took part in community service activities stated that after being given packaged vegetable packages, they gained the experience that vegetable packages were very easy to process and serve, their body condition became healthier, and processing was very fast and easy.
PEMBERDAYAAN REMAJA DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI KELURAHAN DEBONG KULON KOTA TEGAL Agus Mulyadi; Gayuh Siska Laksananno; Sadar Prihandana; Nurcholis Nurcholis
Jurnal Inovasi Masyarakat Terupdate Vol. 1 No. 1 (2024): JIMAT
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jimat.v1i1.11009

Abstract

Penyalahgunaan obat terlarang merupakan masalah yang kompleks yangterjadi pada semua kalangan termasuk remaja/pelajar, yangdisebabkandan dicetuskan oelh banyak hal. Data BNN menunjukkanbanyaknya penyalahgunaan narkoba pada generasi milenial atau generasimuda yang angkanya terus meningkat. Kota Tegal merupakan salah satuwilayah di Jawa Tengah yang memiliki jumlah penduduk dengan rentangusia remaja yang cukup besar, yang sangat potensial untuk dapat dijadikansebagai tempat peredaran narkoba. Badan Narkotika Nasional (BNN)menyatakan penyalahgunaan dan peredaran narkotika di masyarakatmenunjukkan peningkatan dengan meluasnya korban akibat narkoba.Tingginya paparan narkotika pada remaja perlu mendapatkan perhatianadalah bahwa target utama pasar narkotika ini adalah para remaja.Kalangan remaja yang terpapar narkotika lebih rentan sebagai penggunajangka panjang, karena mereka memiliki waktu yang cukup panjang dalammengkonsumsi narkoba. Dampak penggunaan narkoba ternyata dapatmenimbulkan masalah lain yang tidak kalah mengerikan, sehinggapenanganan penyalahgunaan narkoba perlu mendapatkan pehatian yangserius. Penanganan yang bersifat promotif dan preventif perlu dikedepankansebelum dilakukan tindakan represif. Melibatkan secara aktif remaja dalamupaya penanganan yang bersifat promotif dan preventif merupakan salahsatu solusi untuk mengurangi penyebaran Narkoba di kalangan remaja.Tujuan dari dilaksanakannya pengabdian masyarakat di Kelurahan DebongKulon ini adalah untuk meningkatkan peran dan partisipasi mitra (remaja)dalam kegiatan P4GN, meningkatkan pengetahuan remaja terkait kegiatanP4GN dan meningkatkan motivasi remaja dalam kegiatan P4GN. Sedangkanmanfaat yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah mitra (remaja) dapatberpartisipasi aktif dalam kegiatan P4GN dan dapat termotivasi untuk teribatdalam kegiatan P4GN. Untuk mencapai tujuan kegiatan pengabdianmasyarakat di Kelurahan Debong Kulon Kota Tegal, dilakukan melaluibeberapa pendekatan, antara lain dengan Model Participatory RuralAppraisal (PRA), Model Community development, Persuasif dan Edukatif.Hasil yag dicapai dari pengabdian masyarakat ini adalah tersedianya bokletatau modul tentang P4GN yang dibuat oleh mitra sebagai media edukasiyang interaktif sehingga terjadi peningkatan pengetahuan dan motivasi darimitra untuk membentuk konsep diri yang positif
EDUKASI DAN MENINGKATKAN KEWASPADAAN MASYARAKAT UNTUK MENCEGAH MATARANTAI PENULARAN COVID 19 PADA MASYARAKAT DEBONG KULON KOTA TEGAL Nur Cholis; Agus Mulyadi
Jurnal Inovasi Masyarakat Terupdate Vol. 1 No. 2 (2024): JIMAT
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jimat.v1i2.11795

Abstract

Covid19 adalah virus yang ditemukan pada manusia dan hewan. Sebagian virusnya dapat mengingeksi manusia serta menyebabkan berbagai penyakit, mulai dari penyakit umum seperti flu, hingga penyakit-penyakit yang lebih fata. Pengabdian masyarakat ini bertujuan agar masyarakat kususnya kader kesehatan dapat memahami dan memiliki kemampuan dalam penanganan dini kejang demam pada anak. Metode yang digunakan adalah active and participatory learning melalui beberapa tahap, yaitu sosialisai; pelaksanaan yang terdiri dari observasi tingkat pengetahuan melalui pretest, memberikan pelatihan melalui materi klasikal dan praktek terkait kejang demam pada anak dan penanganan dini kejang demam serta cara pencegahan, dan postest; pendampingan dan evaluasi.  Hasil evaluasi pretest dan postest setelah dilakukan pelatihan berupa materi dan praktek kepada masyarakat di kelurahan debong kulon terdapat peningkatan pengetahuan dan ketrampilan. Sebelum dilakukan pelatihan dan pendampingan sebagian besar mempunyai pengetahuan kurang yaitu 50% dan hanya sebagian kecil yang mempunyai pengetahuan baik yaitu sebesar 15%. Setelah mendapatkan pelatihan dan pendampingan sebagian besar mempunyai pengetahuan yang baik yaitu 50% dan hanya sebagian kecil yang kurang yaitu 10%.
EDUKASI DAN PEMERIKSAAN DALAM UPAYA PENCEGAHAN ANEMIA YANG BERESIKO STUNTING DI WILAYAH KELURAHAN BANDUNG KOTA TEGAL Nur Cholis; Agus Mulyadi; Hudinoto Eko Yudyarto
Jurnal Inovasi Masyarakat Terupdate Vol. 2 No. 1 (2025): JIMAT
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jimat.v2i1.12042

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan yang sering dialami oleh ibu hamil, yang berpotensi meningkatkan risiko stunting. masalah pertumbuhan yang dapat berpengaruh pada perkembangan janin. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai pencegahan anemia dan stunting, serta melakukan pemeriksaan kesehatan untuk mendeteksi anemia secara dini di ibu hamil. Kegiatan ini dilaksanakan di Balaidesa Kelurahan Bandung Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal pada 19 Juni 2024, melibatkan kolaborasi dengan pihak kelurahan dan kader kesehatan setempat. Metode yang digunakan mencakup penyuluhan, diskusi interaktif, serta pemeriksaan darah sederhana untuk mengetahui tingkat hemoglobin. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa partisipan memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya asupan gizi, penggunaan suplemen, dan pola makan sehat dalam mencegah anemia. Selain itu, pemeriksaan yang dilakukan menunjukkan sejumlah ibu-ibu yang mengalami anemia, yang kemudian dirujuk untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Diharapkan program ini dapat secara signifikan berkontribusi dalam upaya pencegahan anemia dan stunting di komunitas, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan gizi. Keberlanjutan program ini akan sangat bergantung pada dukungan dan kerjasama antara masyarakat, pihak kesehatan, dan lembaga terkait.