Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi strategi pembelajaran dan keterlibatan belajar anak autis di PKBM Mata Hati Bandar Lampung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Subjek penelitian adalah seluruh guru yang mengajar anak autis di PKBM Mata Hati Bandar Lampung berjumlah 10 orang dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner skala Likert yang terdiri atas 30 butir pernyataan mencakup aspek perencanaan, pelaksanaan strategi pembelajaran, keterlibatan belajar anak, serta evaluasi dan refleksi guru. Validitas instrumen dilakukan melalui expert judgement, sedangkan reliabilitas diuji menggunakan Alpha Cronbach dan menunjukkan kategori reliabel. Analisis data menggunakan statistik deskriptif berupa persentase. Hasil penelitian menunjukkan temuan utama bahwa penggunaan media visual dan contoh konkret merupakan strategi paling dominan dalam meningkatkan keterlibatan belajar anak autis (80%), diikuti penguatan positif dan pengelolaan lingkungan belajar yang terstruktur. Namun, penerapan strategi pembelajaran secara terpadu belum dilakukan secara konsisten. Keterlibatan belajar anak autis berada pada kategori cukup baik, terutama pada aspek pemahaman materi melalui dukungan visual. Evaluasi dan refleksi guru telah dilakukan, tetapi pencatatan perkembangan anak serta evaluasi berbasis data masih terbatas. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan integrasi strategi pembelajaran dan dokumentasi perkembangan anak secara sistematis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran anak autis.