Here, Lastryanti Arnita
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pertumbuhan Tanpa Pemerataan: Analisis Fenomena Enclave Tourism dan Kebocoran Ekonomi di Provinsi Nusa Tenggara Timur Here, Lastryanti Arnita; Solihin, Achmad
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 2 (2026): February - April
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i2.2254

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak sektor pariwisata terhadap pemerataan kesejahteraan masyarakat lokal di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pasca-pandemi, serta menginvestigasi fenomena paradoks pertumbuhan ekonomi di wilayah Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP). Menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode komparatif spasial (spatial comparative analysis), studi ini membandingkan tren Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita periode 2018–2023 antara wilayah basis pariwisata (Kabupaten Manggarai Barat) dengan wilayah non-basis pariwisata dan pusat jasa (Kota Kupang). Analisis juga dilengkapi dengan dekomposisi struktur pengeluaran wisatawan nusantara tahun 2023 untuk mendeteksi potensi kebocoran ekonomi (economic leakage). Temuan penelitian mengindikasikan kuatnya fenomena Enclave Tourism (Pariwisata Kantong), di mana lonjakan kunjungan wisatawan tidak diikuti dengan peningkatan signifikan pada kesejahteraan rata-rata penduduk lokal. Kabupaten Manggarai Barat mencatatkan rata-rata PDRB per kapita (Rp 13,74 juta) yang lebih rendah dibandingkan rata-rata kabupaten non-pariwisata (Rp 17,72 juta). Stagnasi ini disebabkan oleh tingginya kebocoran ekonomi, di mana 43,75% pengeluaran wisatawan terserap ke sektor padat modal (akomodasi dan transportasi), sementara sektor ekonomi kerakyatan hanya berkontribusi sebesar 9,33%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pertumbuhan pariwisata di NTT bersifat eksklusif dan belum memberikan efek menetes (trickle-down effect) yang efektif. Kata Kunci: Enclave Tourism; Disparitas Spasial; Kebocoran Ekonomi; PDRB Per Kapita; Nusa Tenggara Timur