Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelatihan Perbanyakan Massal Trichoderma sp. Menggunakan Media Dedak di Kelompok Tani Diat Dokang, Desa Tilang Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka Sute, Maria Konstansia; Beja, Henderikus Darwin; Apelabi, Gabriel Otan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6906

Abstract

Penggunaan pestisida kimia secara berlebihan dalam sistem pertanian modern menimbulkan berbagai dampak negatif terhadap lingkungan, kesehatan manusia, serta menurunkan kualitas dan kesuburan tanah secara berkelanjutan. Residu bahan kimia yang terakumulasi dapat mencemari air dan tanah, mengganggu keseimbangan mikroorganisme tanah, serta meningkatkan risiko gangguan kesehatan bagi petani maupun konsumen. Salah satu alternatif ramah lingkungan adalah pemanfaatan Trichoderma sp. sebagai agen pengendali hayati yang mampu menghambat pertumbuhan patogen tular tanah sekaligus meningkatkan kesuburan tanah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam melakukan perbanyakan massal Trichoderma sp. menggunakan media sederhana berbahan dedak dan beras melalui pelatihan pada Kelompok Tani Diat Dokang, Desa Tilang, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan partisipatif, diskusi, demonstrasi, serta praktik langsung. Tahapan kegiatan mencakup persiapan alat dan bahan, sterilisasi media melalui pengukusan, inokulasi starter, inkubasi, serta pengamatan pertumbuhan selama 14 hari. Hasil menunjukkan pada hari ke-4 terbentuk miselium putih, hari ke-7 berubah hijau akibat pembentukan konidia, dan hari ke-14 pertumbuhan mencapai 80% dengan warna hijau merata sehingga siap dipanen. Kegiatan ini meningkatkan pemahaman dan kemandirian petani dalam memproduksi agens hayati secara berkelanjutan, sekaligus mendukung penerapan pengendalian hama yang lebih aman dan ramah lingkungan. Program ini juga memperkuat kolaborasi antara penyuluh dan petani, mendorong adopsi teknologi sederhana, serta membuka peluang pengembangan usaha pupuk hayati skala rumah tangga yang bernilai ekonomis dan berdaya saing. Sebagai langkah awal pertanian berkelanjutan desa. Berbasis kearifan lokal masyarakat setempat.