Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemanfaatan Situs Sejarah Kota Gorontalo sebagai Laboratorium Sejarah Untuk Mengembangkan Kesadaran Belajar Siswa di SMA Negeri 1 Suwawa Timur Panti, Moh. Awit; Mondong, Tonny Iskandar; Malae, Andris K.
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6993

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak fundamental dari pemanfaatan berbagai situs sejarah di Kota Gorontalo yang difungsikan sebagai "laboratorium sejarah" dalam upaya menumbuhkan kesadaran belajar siswa di SMA Negeri 1 Suwawa Timur. Fokus utama penelitian ini terletak pada strategi transformasi situs-situs ikonik, seperti kemegahan arsitektur Benteng Otanaha, jejak historis lokasi Pendaratan Pesawat Amfibi (Museum Soekarno), hingga kedalaman spiritual di kompleks Makam-Makam Aulia. Tempat-tempat ini tidak lagi hanya dipandang sebagai objek wisata statis, melainkan direkonstruksi menjadi ruang belajar praktikum yang dinamis, edukatif, dan eksploratif di luar sekat dinding kelas konvensional. Proses pembelajaran inovatif ini dijalankan secara metodis melalui tiga tahapan sistematis, yakni tahap perencanaan yang matang melalui penyusunan panduan observasi, pelaksanaan eksplorasi lapangan yang partisipatif, serta tahap tindak lanjut berupa diskusi kritis dan refleksi mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi laboratorium hidup ini berhasil meningkatkan kesadaran belajar siswa secara signifikan. Dengan menyentuh langsung artefak dan memahami narasi tempat, siswa terbukti menunjukkan keberhasilan luar biasa dalam menguasai materi sejarah yang sebelumnya bersifat abstrak menjadi jauh lebih konkret dan mudah dipahami. Keberhasilan transformatif ini ditandai dengan tajamnya kemampuan siswa dalam merekonstruksi nilai-nilai heroisme, religi, dan kearifan budaya dari setiap situs yang dikunjungi ke dalam bentuk laporan analitis yang kritis. Sebagai simpulan, pemanfaatan situs sejarah sebagai laboratorium hidup terbukti sangat efektif dalam membangun fondasi identitas nasional, memperkuat daya serap materi secara permanen, serta menumbuhkan motivasi belajar mandiri yang tinggi bagi siswa SMA Negeri 1 Suwawa Timur dalam menghargai warisan peradaban bangsa.