Thareq, Subhan
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Diversifikasi Olahan Ikan Patin untuk Pencegahan Stunting Grestyana, Nadya; Apriani, Gradila; Thareq, Subhan; Aprillina, Iin; Angela, Vivi
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1902

Abstract

Stunting masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Provinsi Kalimantan Tengah yang berdasarkan SSGI 2024 berada pada angka 22,1%, melebihi ambang batas WHO sebesar 20%. Kota Palangka Raya mencatat prevalensi stunting sebesar 19,1% dengan Kelurahan Pahandut sebagai salah satu penyumbang kasus tertinggi. Salah satu penyebab stunting adalah rendahnya konsumsi protein hewani pada anak, meskipun wilayah tersebut memiliki potensi sumber protein lokal yang melimpah seperti ikan patin. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi gizi keluarga, meningkatkan konsumsi ikan, serta memberikan keterampilan diversifikasi olahan ikan yang lebih variatif, higienis, dan ramah anak, terutama di wilayah RT 01 Pelabuhan Rambang. Kegiatan dilakukan melalui tiga tahapan utama: edukasi gizi keluarga, sosialisasi manfaat ikan bagi pertumbuhan anak, dan pelatihan pengolahan pangan berbahan dasar ikan patin dalam bentuk dimsum dan nugget. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, demonstrasi langsung, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Peserta pelatihan terdiri dari 20 ibu rumah tangga dengan rentang usia produktif dan tingkat pendidikan dasar-menengah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan gizi pada peserta sebesar 85% dan peningkatan keterampilan dalam mengolah ikan patin menjadi makanan kekinian yang lebih disukai anak. Respons masyarakat sangat positif, termasuk munculnya minat untuk mengembangkan produk olahan ikan sebagai peluang usaha rumah tangga. Program ini terbukti meningkatkan kesadaran gizi, mendorong pemanfaatan potensi lokal, dan memperkuat kemampuan keluarga dalam menyediakan makanan bergizi sebagai upaya mencegah stunting secara berkelanjutan.