Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dan pengaruh reward dan punishment terhadap minat belajar pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di Kelas V Sekolah Dasar Negeri 65 Bua Kabupaten Luwu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian ex post facto dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner reward, punishment dan minat belajar. sampel pada penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas V SDN 65 Bua yang berjumlah 57 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner reward, kuesioner punishment, kuesioner minat belajar dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara deskriptif, variabel reward, punishment, dan minat belajar berada pada kategori sedang. Secara parsial, pemberian reward berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat belajar peserta didik, dibuktikan oleh nilai t-hitung sebesar 6,773 > t-tabel 1,674 dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Pemberian punishment juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan, dengan nilai t-hitung sebesar 2,213 > t-tabel 1,674 dan signifikansi 0,031 < 0,05. Secara simultan, reward dan punishment berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat belajar peserta didik, ditunjukkan melalui nilai f-hitung sebesar 55,261 > f-tabel 3,17 dan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05. Adapun koefisien determinasi (R²) sebesar 67,2% menunjukkan bahwa pemberian reward dan punishment secara bersama-sama memberikan kontribusi yang besar terhadap peningkatan minat belajar peserta didik.