Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Gizi Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan di Desa Melaya Ni Made Nia Septarini; Ni Komang Ayu Resiyanthi; I Dewa Agung Ketut Sudarsana
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4314

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Kurangnya pengetahuan ibu mengenai gizi menjadi salah satu faktor yang berpotensi memengaruhi kejadian stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang gizi dengan kejadian stunting pada balita usia 24–59 bulan di Desa Melaya. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan rancangan korelasional dan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 79 ibu yang memiliki balita dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan gizi serta lembar observasi status stunting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu memiliki tingkat pengetahuan cukup (51,9%), dan sebagian besar balita tidak mengalami stunting (78,5%). Hasil uji statistik menggunakan korelasi spearman rank diperoleh nilai p = 0,000 (p < 0,05) dan r = -0,724, yang menunjukkan adanya hubungan terbalik yang kuat dan signifikan antara pengetahuan ibu mengenai gizi dengan kejadian stunting yang artinya semakin baik pengetahuan ibu maka semakin rendah risiko balita mengalami stunting. Edukasi gizi memiliki peran penting dalam meningkatkan pemahaman ibu sehingga mampu menurunkan risiko kejadian stunting pada balita, sehingga upaya peningkatan pengetahuan gizi perlu menjadi bagian dari intervensi pencegahan stunting di masyarakat.