Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Gambaran Pengetahuan Dan Sikap Ibu Dalam Upaya Pencegahan Stunting Pada Balita Di UPTD Puskesmas Kuta Selatan A A Sagung Bintang Mahadewi; Niken Ayu Merna Eka Sari; I Dewa Agung Ketut Sudarsana
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3888

Abstract

Stunting masih menjadi masalah gizi kronis yang berdampak jangka panjang terhadap tumbuh kembang anak, dan masih menjadi tantangan di berbagai daerah. Salah satu faktor tidak langsung yang berkontribusi terhadap Stunting adalah kurangnya pengetahuan dan sikap ibu dalam memberikan asuhan gizi yang tepat kepada balita. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengetahuan dan sikap ibu dalam Upaya pencegahan Stunting pada balita di UPTD Puskesmas Kuta Selatan. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif menggunakan metode kuantitatif. Teknik sampling yang digunakan adalah Stratified random Sampling dengan jumlah responden total 164 ibu yang memiliki balita 0-5 tahun. Kuesioner pada penelitian ini menggunakan dua jenis kuesioner, yaitu kuesioner pengetahuan dan kuesioner sikap yang diadopsi dari. Hasil penelitian menunjukkan Sebagian besar responden berusia 26-45 tahun sebanyak 57,9%, tingkat pendidikan perguruan tinggi sebanyak 41,5%, dan tingkat pendapatan keluarga didominasi pada tingkat pendapatan >Rp.3.000.000 sebanyak 65,2%. Tingkat pengetahuan ibu dalam pencegahan stunting dengan kategori baik mencapai 80,5% dan capaian sikap ibu dalam pencegahan stunting terhadap balita juga tergolong baik sebanyak 76,8%. Penelitan ini menunjukkan bahwa sebagian besar ibu sudah memiliki pengetahuan yang baik terkait upaya pencegahan stunting dan sudah menunjukkan kecenderungan sikap yang baik terhadap praktik pencegahannya. Hasil ini dapat menjadi gambaran bahwa edukasi dan informasi yang diterima ibu di UPTD Puskesmas Kuta Selatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap terkait stunting.
Hubungan Penggunaan Media Sosial Terhadap Perilaku Seksual Pada Remaja di SMA X Denpasar: The Relationship Between Social Media Use and Sexual Behavior Among High School Students at SMA X Denpasar Kadek Risma Devina Pramesti; Ni Luh Gede Intan Saraswati; I Dewa Agung Ketut Sudarsana
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10111

Abstract

Remaja rentan terhadap perilaku seksual berisiko yang dipengaruhi meningkatnya penggunaan media sosial sebagai sumber informasi dan paparan konten seksual. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan penggunaan media sosial dengan perilaku seksual pada remaja di SMA X Denpasar. Penelitian menggunakan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 190 responden yang diperoleh melalui teknik Stratified Random Sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner penggunaan media sosial dan perilaku seksual. Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji Spearman’s Rho dengan ? = 0,05. Penggunaan media sosial pada remaja berada pada berbagai kategori intensitas. Hasil uji Spearman’s Rho menunjukkan p-value = <0,001 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan signifikan antara penggunaan media sosial dengan perilaku seksual pada remaja. Terdapat hubungan bermakna antara penggunaan media sosial dan perilaku seksual, di mana semakin tinggi intensitas penggunaannya, semakin besar kecenderungan perilaku seksual pada remaja. Temuan ini menunjukkan bahwa media sosial memiliki hubungan terhadap perilaku seksual remaja melalui paparan konten, interaksi daring, proses belajar sosial, dan kurangnya kontrol diri dan impulsivitas pada remaja. Diperlukan peningkatan edukasi kesehatan reproduksi, pengawasan orang tua, serta literasi digital untuk membantu remaja memahami risiko, membatasi paparan konten negatif, dan menggunakan media sosial secara lebih sehat dan bertanggung jawab.
Gambaran Pengetahuan Remaja Putri Mengenai Pencegahan Kehamilan Usia Dini di SMA Saraswati 1 Denpasar: An Overview of Female Adolescents’ Knowledge Regarding the Prevention of Early-Age Pregnancy at SMA Saraswati 1 Denpasar Ni Desak Made Mirah Permita Dewi; Ni Komang Sukra Andini; I Dewa Agung Ketut Sudarsana
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10259

Abstract

Kehamilan usia dini merupakan permasalahan kesehatan reproduksi yang sering terjadi pada remaja dan dapat menimbulkan dampak negatif secara fisik, psikologis, maupun sosial. Rendahnya pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi serta paparan informasi yang tidak tepat dari lingkungan sosial menjadi faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya kehamilan usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan remaja putri mengenai pencegahan kehamilan usia dini di SMA Saraswati 1 Denpasar. Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, dengan sampel sebanyak 115 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan tinggi yaitu 108 orang (93,9%), pengetahuan cukup sebanyak 7 orang (6,1%), dan tidak terdapat responden dengan pengetahuan rendah. Temuan ini menggambarkan bahwa mayoritas remaja putri telah memiliki pemahaman yang baik mengenai upaya pencegahan kehamilan usia dini. Kesimpulan penelitian menegaskan pentingnya edukasi kesehatan reproduksi yang berkelanjutan melalui sekolah, tenaga kesehatan, dan orang tua untuk memperkuat pengetahuan remaja serta mencegah terjadinya kehamilan pada usia muda
Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Gizi Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan di Desa Melaya Ni Made Nia Septarini; Ni Komang Ayu Resiyanthi; I Dewa Agung Ketut Sudarsana
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4314

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Kurangnya pengetahuan ibu mengenai gizi menjadi salah satu faktor yang berpotensi memengaruhi kejadian stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang gizi dengan kejadian stunting pada balita usia 24–59 bulan di Desa Melaya. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan rancangan korelasional dan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 79 ibu yang memiliki balita dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan gizi serta lembar observasi status stunting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu memiliki tingkat pengetahuan cukup (51,9%), dan sebagian besar balita tidak mengalami stunting (78,5%). Hasil uji statistik menggunakan korelasi spearman rank diperoleh nilai p = 0,000 (p < 0,05) dan r = -0,724, yang menunjukkan adanya hubungan terbalik yang kuat dan signifikan antara pengetahuan ibu mengenai gizi dengan kejadian stunting yang artinya semakin baik pengetahuan ibu maka semakin rendah risiko balita mengalami stunting. Edukasi gizi memiliki peran penting dalam meningkatkan pemahaman ibu sehingga mampu menurunkan risiko kejadian stunting pada balita, sehingga upaya peningkatan pengetahuan gizi perlu menjadi bagian dari intervensi pencegahan stunting di masyarakat.