Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implikasi Hukum Perkembangan Teknologi Dirgantara Terhadap Rezim Hukum Udara Dan Hukum Angkasa Mahalia, Miriam; Ardhian, Rafa; Fransisco, Dava; Rizziawan, Rahmat
Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 2 No. 2 (2026): Januari - Maret
Publisher : GLOBAL SCIENTS PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of aerospace technology has advanced rapidly over the past decades, resulting in significant changes in the utilization of airspace and outer space. These advancements include innovations such as unmanned aerial vehicles, communication satellites, and flight technologies capable of operating in the boundary area between the atmosphere and outer space. Nevertheless, these technological developments give rise to complex legal challenges due to fundamental differences between the air law regime, which recognizes full state sovereignty over national airspace, and the space law regime, which is based on the principles of freedom and the prohibition of national appropriation. This study employs a normative legal research method using statutory and conceptual approaches to examine the legal implications of aerospace technological developments on both legal regimes. The findings indicate that the rapid advancement of aerospace technology requires the harmonization and adaptation of existing legal frameworks to ensure their continued relevance in protecting state sovereignty and national interests in the modern era.
Ancaman Pembabatan Hutan Alam di Bukit Sanggul, Kabupaten Seluma, Bengkulu: Analisis Yuridis dan Dampak Ekologis Fransisco, Dava; Ardhian, Rafa; Satmaidi, Edra
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.15613

Abstract

Penurunan status kawasan Hutan Lindung Bukit Sanggul seluas 19.939,57 hektare menjadi Hutan Produksi melalui Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor SK.533/MenLHK/Setjen/PLA.2/5/2023 menimbulkan ancaman serius terhadap kelestarian hutan alam di Kabupaten Seluma, Bengkulu. Penelitian ini mengkaji implikasi yuridis dari perubahan fungsi kawasan tersebut dan dampak ekologisnya terhadap masyarakat lokal. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan analisis deskriptif kualitatif terhadap peraturan perundang-undangan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SK.533/2023 yang didukung oleh Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 (Omnibus Law) telah membuka ruang bagi PT Energi Swa Dinamika Muda (ESDM) untuk melakukan eksploitasi tambang emas di kawasan yang sebelumnya dilindungi. Perubahan ini mengancam tutupan hutan alami seluas 63.426,69 hektare (85,5% dari total luas Bukit Sanggul) dan meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi bagi 150.000 jiwa penduduk Seluma. Implikasi jangka panjangnya mencakup hilangnya fungsi hidrologis, kerusakan biodiversitas, dan peningkatan vulnerabilitas masyarakat terhadap banjir dan tanah longsor.