Utami, Rahma Dyah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Serapan Tembaga (Cu) Dan Hasil Tanaman Tomat Sebagai Respons Terhadap Pemupukan N, P, K Dan Pupuk Majemuk Mikro Pada Inceptisols Jatinangor Sofyan, Emma Trinurani; Solihin, Eso; Citraresmini, Ania; Widiantini, Fitri; Utami, Rahma Dyah
Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan Vol 25, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/agrifor.v25i1.9369

Abstract

Secara umum, Inceptisols merupakan jenis tanah dengan kondisi kesuburan yang masih terbatas terutama terkait ketersediaan unsur hara mikro, sehingga dapat membatasi pertumbuhan dan hasil tanaman tomat. Praktik pemupukan yang hanya mengandalkan unsur hara makro sering kali belum mampu mencapai produktivitas optimal apabila tidak didukung oleh pupuk majemuk mikro, khususnya tembaga (Cu). Penelitian ini dirancang untuk mengevaluasi pengaruh pupuk N, P, K yang dikombinasikan dengan pupuk majemuk mikro melalui aplikasi foliar terhadap penyerapan Cu dan hasil tanaman tomat (Solanum lycopersicum L.) pada Inceptisols di Jatinangor, serta menentukan kombinasi pupuk yang paling efektif. Percobaan dilaksanakan pada bulan September hingga Desember 2025 di Lahan Percobaan Cileles, Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran. Penelitian disusun menggunakan rancangan acak kelompok dengan enam perlakuan dan empat ulangan, yaitu tanpa pupuk (kontrol); 1 dosis rekomendasi N, P, K; 1 N, P, K + ½ majemuk mikro; 1 N, P, K + 1 majemuk mikro; 1 N, P, K + 1½ majemuk mikro; serta ¾ N, P, K + 1 majemuk mikro. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa pemberian kombinasi pupuk N, P, K dan pupuk majemuk mikro memberikan pengaruh nyata terhadap peningkatan serapan Cu serta hasil tanaman tomat. Perlakuan berupa ¾ dosis N, P, K yang dikombinasikan dengan 1 dosis pupuk majemuk mikro menghasilkan penyerapan Cu tertinggi sebesar 25,71 mg tanaman⁻¹ serta komponen hasil terbaik, meliputi bobot buah per petak 10,42 g, bobot buah rata-rata 58,75 g, dan diameter buah 45,6 mm.