Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh partisipasi pemuda dan transparansi pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) terhadap implementasi prinsip good governance pada pemerintahan Desa Golantepus, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional untuk menganalisis hubungan antara variabel independen dan variabel dependen. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert kepada 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, data diolah dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi pemuda berpengaruh positif dan signifikan terhadap good governance dengan koefisien regresi sebesar H1= 0,292, nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Transparansi pengelolaan APBDes juga berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien H2= 0,306, signifikansi 0,000 < 0,05. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap good governance dengan nilai F sebesar 70,833 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,585 menunjukkan bahwa 58,5% variasi good governance dapat dijelaskan oleh model penelitian. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan partisipasi generasi muda dan penguatan transparansi pengelolaan keuangan desa merupakan faktor strategis dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang partisipatif, akuntabel, dan responsif. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis pada pengembangan literatur akuntansi sektor publik serta implikasi praktis bagi perumusan kebijakan pemerintahan desa. Namun, penelitian ini terbatas pada satu lokasi serta menggunakan pendekatan berbasis persepsi responden, sehingga daya generalisasi hasil masih terbatas.