Latar belakang penelitian ini karena adanya potensi destinasi wisata Pantai Krakal yang sangat mungkin untuk dikembangkan. Tujuan penelitian adalah untuk memberikan strategi pengembangan destinasi wisata Pantai Krakal yang terletak di Desa Ngestiharjo, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah oberservasi, wawancara, pengamatan berperan serta, penyebaran angket atau kuesioner, studi pustaka, melakukan literasi pustaka terkait dengan ruang lingkup penelitian. Jenis penelitian adalah kualitatif dan kuantitatif dengan metode campuran (mix methode). Teknik analisis dan pengolahan data mengacu pada pendekatan konsep 4A (Atrakasi, Aksesibiltas, Amenitas, Ansilari), analisis SWOT (Strongness, Weaknesses, Opportunities, Threats) dan Teori Butler sebagai grand theory yang menjelaskan tentang Tourism Area Life Cyle (TALC) terkait tahapan pengembangan pariwisata yang terdiri dari eksplorasi, involusi, pengembangan, konsolidasi, stagnan, kemunduran atau kemajuan. Hasil analisis SWOT menunjukan bahwa destinasi wisata Pantai Krakal berada di posisi kuadran 5 dengan posisi IFAS pada angka 2,36, EFAS di posisi 2,59 serta secara deskriptif ada di posisi pertumbuhan dengan kondisi stabil, namun masih perlu ditingkatkan. Kesimpulannya adalah berbagai strategi pengembangan masih perlu dilakukan mengacu pada aspek SO, WO, ST, WT serta pemenuhan aspek 4A, sehingga dapat mengangkat potensi destinasi wisata Pantai Krakal, budaya dan mencetak SDM yang profesional untuk mencapai pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism).