This Author published in this journals
All Journal Pharmacoscript
Kirana Azzahra Emil, Musa
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Pharmacoscript

STUDI IN SILICO TURUNAN FLAVONOID PADA TANAMAN Aloe Vera TERHADAP RESEPTOR PPAR- γ SEBAGAI KANDIDAT ANTIDIABETES Himyatul, Hidayah; Ruswanto, Ruswanto; Kirana Azzahra Emil, Musa; Surya, Amal
Pharmacoscript Vol. 9 No. 1 (2026): Pharmacoscript
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/pharmacoscript.v9i1.2297

Abstract

Tanaman lidah buaya (Aloe vera), yang dikenal kaya akan kandungan flavonoid seperti apigenin, kuersetin, dan katekin, menjadi salah satu kandidat potensial dalam pengembangan obat antidiabetes. Tujuan peneliti menganalisis senyawa flavonoid yang terkandung dalam lidah buaya mempunyai interaksi yang stabil terhadap Peroxisome Proliferator-Activated Receptor (PPAR-γ) sehingga dapat diprediksi mempunyai aktivitas sebagai kandidat antidiabetes. Obat berbasis struktur metode desain yang dikenal sebagai molecular docking mensimulasikan interaksi molekuler dan memprediksi mode pengikatan dan afinitas antara reseptor dan ligan. Teknik komputasi yang dikenal sebagai molecular dinamic (MD) menunjukkan perilaku dinamis sistem molekuler sebagai fungsi waktu, memperlakukan setiap entitas dalam kotak simulasi (protein, ligan, atau air, jika ada) sebagai fleksibel. Hasil molecular docking dari 19 senyawa flavonoid lidah buaya nilai energi ikatan (∆G) senyawa petunidin dapat dikatakan baik karena memiliki nilai yang terkecil -8,3 mendekati ligan alami. nilai RMSD rata-rata 2 Å dan RMSF cukup stabil. Drug-likeness senyawa terbaik petunidin memenuhi semua parameter Lipinski rule of five, memiliki profil farmakokinetik yang baik, dan tidak toksik. Penelitian ini menunjukkan bahwa senyawa flavonoid lidah buaya, khususnya petunidin, berpotensi sebagai kandidat obat antidiabetes dengan menghambat reseptor PPAR- γ