Fobia, Sisilia Yosefa
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENINGKATAN KOMPETENSI BAHASA INGGRIS SISWA MELALUI IMPLEMENTASI PROJECT-BASED LEARNING PADA SEKOLAH WILAYAH 3T Bria, Bonefantura Jemy; Abatan, Yofince; Bria, Vinsensius Djebridus Ikun; Fobia, Sisilia Yosefa
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v7i1.6641

Abstract

Penguasaan bahasa Inggris merupakan kompetensi penting dalam menghadapi tantangan global. Namun, kemampuan tersebut masih menjadi persoalan serius di sekolah-sekolah wilayah 3T (tertinggal, terluar, dan termiskin), termasuk di SMA St. Paulus Weliman, Kabupaten Malaka. Keterbatasan penggunaan metode pembelajaran yang inovatif berdampak pada rendahnya kompetensi dan motivasi siswa dalam pembelajaran bahasa Inggris. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi bahasa Inggris siswa melalui implementasi metode Project-Based Learning (PjBL) yang bersifat kontekstual dan partisipatif. Mitra kegiatan adalah SMA St. Paulus Weliman dengan sasaran 31 siswa kelas XI. Metode yang digunakan meliputi pembelajaran berbasis proyek, pendampingan intensif, serta evaluasi menggunakan desain one-group pretest–posttest. Proyek pembelajaran mencakup pembuatan video perkenalan diri, mini vlog tentang potensi wisata lokal, dan majalah dinding berbahasa Inggris. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kompetensi bahasa Inggris siswa. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 64,40 pada pretest menjadi 83,23 pada posttest atau mengalami peningkatan sebesar 29,25%. Selain peningkatan hasil belajar, siswa juga menunjukkan peningkatan kepercayaan diri, partisipasi aktif, serta kemampuan komunikasi lisan. Temuan ini menunjukkan bahwa Project-Based Learning efektif sebagai strategi pembelajaran bahasa Inggris pada konteks sekolah wilayah 3T. Hasil kegiatan ini dapat menjadi model pembelajaran inovatif yang berpotensi direplikasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Inggris secara berkelanjutan.