Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Implementasi Hybrid Encryption Twofish Dan Kyber Key Encapsulation Mechanism Pada Keamanan File Dokumen Krisna Putra , Revaldy; Fenaldo Maulana, Rizky; Rahman, Fandisya
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Perkembangan teknologi kuantum membawa ancaman baru terhadap sistem kriptografi klasik, seperti RSA dan AES. Untuk mengatasi risiko ini, penelitian ini mengusulkan implementasi hybrid encryption yang menggabungkan Twofish sebagai algoritma simetris dan Kyber Key Encapsulation Mechanism (KEM) sebagai algoritma asimetris post-kuantum. Sistem ini dirancang untuk mengamankan file dokumen dengan ukuran hingga 10MB, serta diuji melalui skenario komunikasi antar virtual machine. Hasil pengujian menunjukkan waktu proses enkripsi-dekripsi yang efisien dan konsistensi hasil hash, menandakan integritas data tetap terjaga. Pengujian sniffing menggunakan Wireshark juga membuktikan bahwa data tidak dapat diakses pihak ketiga. Dengan demikian, sistem terbukti aman dan layak digunakan dalam menghadapi tantangan kriptografi masa depan Kata kunci— Twofish, Kyber KEM, Hybrid Encryption, Post-Quantum Cryptography, Keamanan Dokumen.
Implementasi Hybrid Kriptografi Diffie Hellman dan ChaCha20 Pada Keamanan File Dokumen Yudha Asmara Adi , Nikko; Fenaldo Maulana, Rizky; Rahman, Fandisya
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Keamanan data menjadi isu krusial di era digital, terutama bagi dokumen elektronik yang sering menjadi target serangan siber. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem pengamanan file dokumen dengan masukan berupa file teks dan keluaran berupa file terenkripsi yang aman dari intersepsi pihak tidak sah. Meskipun algoritma seperti AES telah banyak digunakan, tantangan dalam pengelolaan kunci dan kebutuhan akan efisiensi tinggi di perangkat tanpa akselerasi hardware masih menjadi hambatan. Saat ini, sistem belum mampu menggabungkan kecepatan dan keamanan secara optimal, khususnya untuk file dengan berbagai ukuran. Penelitian ini mengusulkan metode hybrid kriptografi yang menggabungkan Diffie–Hellman sebagai algoritma pembentukan kunci rahasia dan ChaCha20 sebagai stream cipher untuk enkripsi data. Sistem ini memanfaatkan keunggulan Diffie–Hellman dalam pertukaran kunci aman serta efisiensi tinggi dari ChaCha20 dalam proses enkripsi dan dekripsi. Hasil menunjukkan bahwa kombinasi Diffie-Hellman ChaCha20 memiliki waktu enkripsi tercepat (0.1906 detik) dan throughput tertinggi (13651.4704 KB/s). Sistem ini terbukti unggul dalam kecepatan, efisiensi, dan ketahanan terhadap skenario file berukuran besar, menjadi solusi optimal dalam pengamanan file digital. Kata kunci— ChaCha20, Diffie-Hellman, Efisiensi Enkripsi, Hybrid Kriptografi, Keamanan Data.
Steganalisis Audio Digital Dengan Discrete Wavelet Transform Menggunakan Metode Random Forest Classifier Azkal Azkiya’, Mochammad; Fenaldo Maulana, Rizky; Rahman, Fandisya
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Perkembangan teknologi digital telah memudahkan pertukaran informasi namun juga membuka celah bagi penyalahgunaan, salah satunya melalui penyisipan pesan tersembunyi atau steganografi dalam audio digital. Untuk mengatasi potensi ancaman ini, penelitian ini mengusulkan sistem steganalisis audio digital menggunakan metode Discrete Wavelet Transform (DWT) dan algoritma klasifikasi Random Forest. Penelitian ini difokuskan pada deteksi keberadaan pesan tersembunyi pada file audio WAV. Dataset terdiri dari 900 file audio berdurasi 10 detik, meliputi data non-stego, stego dengan metode Echo Hiding, dan LSB. Ekstraksi fitur dilakukan hingga level 3 dekomposisi DWT dengan empat fitur statistik: mean, standar deviasi, entropi, dan energi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kombinasi DWT level 3 dan Echo Hiding memberikan performa terbaik dengan akurasi 91,11% dan AUC 0,99. Sebaliknya, metode LSB menunjukkan indikasi overfitting. Hasil ini menegaskan bahwa pendekatan berbasis domain frekuensi seperti DWT lebih efektif dibandingkan pendekatan domain biner seperti LSB. Kata kunci — steganalisis, discrete wavelet transform, echohiding, least significant bit, random forest, audio digital