This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Susilawati, Iwel
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Situasi Terkini Mutasi Knockdown Resistance (KDR) Aedes aegypti Terhadap Insektisida Piretroid di Indonesia: Sebuah Tinjauan Literatur Susilawati, Iwel; Dalilah, Dalilah; Prasasty, Gita Dwi
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55478

Abstract

Resistensi insektisida piretroid pada nyamuk Aedes aegypti, vektor utama demam berdarah dengue, menjadi masalah kesehatan global, terutama di Indonesia. Insektisida piretroid masih menjadi pilihan pengendalian demam berdarah dengue . Ketergantungan terhadap insektisida piretroid menyebabkan mutasi knockdown resistance pada nyamuk Aedes aegypti. Literatur review ini bertujuan mengkaji distribusi mutasi knockdown resistance, mekanisme, dampak resistensi, strategi pengendalian vektor alternatif dan manajemen resistensi insektisida di Indonesia. Pencarian literatur dilakukan pada basis data elektronik seperti PubMed, Google Scholar dan ResearchGate yang dipublikasikan dalam dalam rentang waktu 2018-2024. Penelusuran artikel difokuskan pada mutasi knockdown resistance pada nyamuk Aedes aegypti terhadap insektisida piretroid. Ditemukan sebanyak 12 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil kajian menunjukkan resistensi piretroid tersebar luas di Indonesia dengan mekanisme mutasi knockdown resistance pada gen voltage gated sodium channel terutama mutasi pada titik V1016G, S989P dan F1534C. Dampak resistensi mencakup penurunan efektivitas pengendalian vektor dan potensi peningkatan kasus demam berdarah dengue. Strategi pengendalian alternatif meliputi pengurangan sumber perkembangbiakan, pengelolaan lingkungan, perlindungan pribadi, penggunaan agen biologis dan penggunaan ovitrap. Manajemen resistensi insektisida, seperti yang dipromosikan oleh Insecticide Resistance Action Committee melalui klasifikasi mode of action. Pendekatan pengendalian vektor terpadu sangat penting untuk menjaga efektivitas pengendalian vektor dan mengurangi beban penyakit demam berdarah dengue.