Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh E-Government dan Perilaku Kerja terhadap Kualitas Layanan Publik di Kecamatan Megang Sakti menggunakan pendekatan Partial Least Squares (PLS) dengan bantuan SmartPLS 3. Hasil pengujian outer model menunjukkan bahwa, seluruh indikator pada konstruk E-Government, Pelayanan Publik, dan Perilaku Kerja memiliki nilai outer loading di atas 0,70, sehingga memenuhi validitas konvergen. Nilai Average Variance Extracted (AVE) masing-masing konstruk juga berada di atas 0,70, yang menegaskan bahwa, indikator mampu menjelaskan varians konstruk secara memadai. Uji validitas diskriminan melalui cross loading menunjukkan bahwa, setiap indikator memiliki korelasi tertinggi terhadap konstruk yang diukurnya dibandingkan dengan konstruk lain. Reliabilitas konstruk juga sangat baik, ditunjukkan oleh nilai Composite Reliability (>0,96) dan Cronbach’s Alpha (>0,95) pada seluruh variabel. Hasil analisis inner model menunjukkan bahwa, E-Government berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pelayanan Publik, demikian pula Perilaku Kerja yang memiliki pengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, kedua variabel berkontribusi terhadap Pelayanan Publik dengan nilai R² sebesar 0,195 dan Adjusted R² sebesar 0,158, yang menunjukkan bahwa 19,5% variasi Pelayanan Publik dapat dijelaskan oleh model, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menegaskan bahwa, peningkatan kualitas pelayanan publik memerlukan sinergi antara penguatan sistem digital dan pengembangan perilaku kerja aparatur secara profesional dan berorientasi pada pelayanan masyarakat