Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi emosional tokoh Ian dalam film Perayaan Mati Rasa karya Umay Shahab melalui pendekatan psikologi sastra dengan landasan teori psikoanalisis Sigmund Freud. Fokus kajian diarahkan pada dominasi struktur id dalam dinamika kepribadian tokoh serta pergeserannya menuju integrasi dengan ego dan superego sepanjang alur cerita. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa analisis dialog, monolog, dan adegan visual yang memuat ekspresi emosional tokoh. Data dianalisis melalui tahapan identifikasi, klasifikasi berdasarkan struktur kepribadian Freud (id, ego, dan superego), serta interpretasi makna psikologis yang terkandung dalam perilaku tokoh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur id merupakan aspek kepribadian yang paling dominan pada fase awal hingga pertengahan narasi, dengan jumlah temuan yang lebih tinggi dibandingkan ego dan superego. Dominasi id tersebut terepresentasi dalam lima bentuk utama, yaitu ledakan amarah, dorongan memperoleh pengakuan dan validasi, hasrat melarikan diri dari tekanan, ketakutan akan kehilangan figur signifikan, serta konflik emosional terhadap figur ayah. Emosi-emosi ini berkaitan erat dengan pengalaman traumatis masa kecil dan tekanan ekspektasi keluarga, sehingga menimbulkan konflik intra psikis antara dorongan naluriah dan tuntutan moral. Seiring perkembangan cerita, fungsi ego dan superego mulai menguat, menandai proses regulasi diri serta integrasi kepribadian yang lebih stabil. Temuan ini menegaskan bahwa film tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai representasi kompleksitas psikologis individu modern yang mengalami tekanan emosional dan krisis makna hidup.Bottom of Form