Literasi kimia merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran kimia yang memungkinkan peserta didik memahami konsep, menafsirkan fenomena ilmiah, serta mengambil keputusan berbasis sains. Materi Sistem Periodik Unsur (SPU) bersifat abstrak sehingga memerlukan instrumen evaluasi yang mampu mengukur literasi kimia secara tepat. Penelitian ini fokus pada pengembangan instrumen tes literasi kimia pada materi Sistem Periodik Tidak Pasti untuk tingkat SMA/MA serta pada penilaian kelayakan instrumen yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Educational Design Research (EDR) dengan penerapan model Rasch. Instrumen dikembangkan melalui penyusunan kisi-kisi, penulisan butir soal, validasi ahli, uji coba, dan analisis data. Validitas diuji menggunakan Content Validity Ratio (CVR) dan menunjukkan nilai CVR berada pada rentang 0,85–0,90, sehingga seluruh butir dinyatakan valid secara isi. Validitas empiris (konstruk) dijelaskan menggunakan pemodelan Rasch dengan bantuan perangkat lunak Ministep dan menunjukkan bahwa seluruh butir soal diterima berdasarkan kesesuaian data dengan model Rasch. Hasil analisis reliabilitas menunjukkan nilai reliabilitas person sebesar 0,61, reliabilitas item sebesar 0,94, serta nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,61. Indeks kesukaran butir berada pada rentang 1,74 hingga –2,01 logit, dengan mayoritas butir berada pada kategori sedang. Daya beda butir termasuk kategori tinggi, ditunjukkan oleh instrumen kemampuan yang membedakan peserta didik dengan kemampuan tinggi dan rendah. Berdasarkan hasil tersebut, instrumen tes literasi kimia pada materi Sistem Periodik Tidak Dinyatakan valid, reliabel, dan layak digunakan sebagai alat evaluasi pembelajaran kimia di SMA/MA