Mahasiswa merupakan kelompok usia produktif yang berperan penting dalam pembangunan, termasuk penerapan gaya hidup sehat. Namun, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di kalangan mahasiswa masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap terhadap perilaku gaya hidup sehat pada mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei analitik dan desain cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 835 mahasiswa. Sampel sebanyak 99 responden dihitung menggunakan rumus Slovin dengan teknik proportionate stratified random sampling untuk menentukan jumlah sampel per program studi. Data dikumpulkan melalui kuesioner digital (Google Form) dan dianalisis menggunakan analisis univariat, yang akan digunakan untuk mendeskripsikan frekuensi Tingkat Pengetahuan dan Sikap Mahasiswa terhadap perilaku gaya hidup sehat, serta analisis bivariat untuk menguji hubungan antara dua variabel, seperti hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap menggunakan uji chi-square. Hasil menunjukkan mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan baik (74,7%), cukup (24,2%), dan kurang (1,1%). Sebagian besar responden menjalani gaya hidup sehat (54,5%), cukup sehat (40,4%), dan tidak sehat (5,1%). Terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dan perilaku gaya hidup sehat (p = 0,025). Semakin tinggi tingkat pengetahuan, semakin besar kemungkinan mahasiswa memiliki perilaku hidup sehat. Temuan ini menegaskan pentingnya edukasi kesehatan berkelanjutan di lingkungan kampus untuk mendorong penerapan gaya hidup sehat secara konsisten.