Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan kadar glukosa darah tinggi dan menjadi masalah kesehatan global dengan prevalensi meningkat. Perlu strategi yang lebih efektif dalam upaya mencegah dan mengelola penyakit DM. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis keberhasilan atau kegagalan pasien Diabetes Mellitus dalam mengadopsi gaya hidup sehat di Puskesmas Telagasari, Kabupaten Karawang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan terdiri dari 10 pasien DM tipe 2 yang dipilih melalui purposive sampling dengan kriteria telah terdiagnosis minimal satu tahun dan menjalani perawatan rutin di Puskesmas Telagasari. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi langsung. Wawancara menggali pengalaman pasien dalam menerapkan gaya hidup sehat, sedangkan observasi menganalisis interaksi pasien dengan tenaga kesehatan serta kondisi sosial dan fisik di puskesmas. Data dianalisis menggunakan metode analisis tematik dengan menggunakan aplikasi Nvivo ver.15 untuk mengidentifikasi pola, tantangan utama, serta faktor yang mempengaruhi keberhasilan pasien dalam mengelola DM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan dan emosional terhadap keberhasilan atau kegagalan pasien dalam mengelola penyakit DM menyebutkan bahwa keluarga baik itu istri, suami dan anak atau lingkungan sosial seperti teman, rekan kerja dan lingkungan luar di sekitar sangat berpengaruh dalam pengelolaan penyakit DM. Semua informan menyatakan tantangan terbesar dalam menghadapi penyakit DM adalah pola makan dan gaya hidup seperti kebiasaan yang tidak bisa dirubah sebelum seseorang terjangkit DM, konsumsi makanan tinggi gula dan lemak, kurang serat, serta jadwal makan yang tidak teratur dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah dan meningkatkan risiko diabetes.