Abstract: Sport is a physical activity that significantly improves physical fitness including respiratory system, such as futsal and basketball. Futsal and basketball have differences in the use of body extremities that affect lung ventilation capacity. Assessment of lung ventilation capacity can be measured using a spirometer. This study aims to determine the difference in the value of forced expiratory volume in one second (FEV1) and forced vital capacity (FVC) between futsal and basketball trained students at Lambung Mangkurat University. This analytical observational study with a cross sectional approach used purposive sampling technique on 19 futsal trained students and 20 basketball trained students. The results of the independent t test showed a value of p = 0.883 for FEV1 and p = 0.167 for FVC. The conclusion of this study is that there is no significant difference in FEV1 and FVC values between futsal and basketball trained students at Lambung Mangkurat University. Abstrak: Olahraga merupakan aktivitas fisik yang memberikan dampak yang signifikan untuk meningkatkan kebugaran fisik termasuk sistem pernapasan, seperti olahraga futsal dan basket. Olahraga futsal dan basket memiliki perbedaan dalam penggunaan ekstremitas tubuh yang kemudian memengaruhi kapasitas ventilasi paru. Penilaian kapasitas ventilasi paru dapat diukur menggunakan spirometer. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan nilai forced expiratory volume in one second (FEV1) dan forced vital capacity (FVC) antara mahasiswa terlatih futsal dan basket di PSKPS FKIK ULM. Penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional ini menggunakan teknik purposive sampling pada 19 mahasiswa terlatih futsal dan 20 mahasiswa terlatih basket. Hasil uji t tidak berpasangan menunjukkan nilai p = 0,883 untuk nilai FEV1 dan p = 0,167 untuk nilai FVC. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat perbedaan bermakna pada nilai FEV1 dan FVC antara mahasiswa terlatih futsal dan basket di PSKPS FKIK ULM.