Bella Felicita Rambitan
Universitas Negeri Manado

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERAN POLITIK LOKAL DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN KEBIJAKAN SEKOLAH DI MANADO Shelty D. M. Sumual; Marisca A. B. Sadsuitubun; Bella Felicita Rambitan; Syerri Y. Sumual; Neiles Wakur
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.4667

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran politik lokal dalam pengambilan keputusan kebijakan pendidikan di Manado, dengan pendekatan studi literatur. Penelitian ini mengidentifikasi beberapa faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan kebijakan pendidikan di tingkat lokal, termasuk peran aktor politik lokal, interaksi antara kebijakan pusat dan daerah, pengaruh kekuatan sosial dan budaya lokal, serta mekanisme akuntabilitas dalam pengelolaan kebijakan pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktor politik lokal, seperti kepala daerah dan anggota legislatif, memiliki pengaruh signifikan dalam menentukan alokasi anggaran dan prioritas kebijakan pendidikan, yang sering kali didorong oleh pertimbangan politik. Selain itu, meskipun kebijakan pendidikan ditetapkan oleh pemerintah pusat, implementasi kebijakan tersebut di tingkat daerah dipengaruhi oleh kebutuhan dan kepentingan politik lokal. Pengaruh sosial dan budaya lokal juga memainkan peran dalam penentuan kebijakan pendidikan yang berbasis kearifan lokal. Namun, tantangan utama yang ditemukan adalah terbatasnya mekanisme akuntabilitas dalam pengambilan keputusan, yang berdampak pada transparansi dan efektivitas kebijakan. Untuk itu, penelitian ini menyarankan perlunya peningkatan transparansi dan partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan keputusan, serta penguatan kapasitas pengawasan untuk meningkatkan akuntabilitas dalam kebijakan pendidikan di Manado.
PERBANDINGAN SISTEM PENDIDIKAN INKLUSIF DI JEPANG DAN INDONESIA : PENDIDIKAN UNTUK ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS Jeffry S. J. Lengkong; Marisca A. B. Sadsuitubun; Bella Felicita Rambitan; Syerri Y. Sumual; Neiles Wakur
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 01 (2025): Volume 11 No. 01 Maret 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i01.4668

Abstract

Artikel ini membahas perbandingan sistem pendidikan inklusif di Jepang dan Indonesia, dengan fokus pada pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus. Kedua negara memiliki komitmen untuk memberikan pendidikan yang setara bagi semua anak, namun menghadapi tantangan serupa, seperti keterbatasan pelatihan guru spesialis dan ketidaksesuaian kurikulum dengan kebutuhan individual siswa. Di Jepang, meskipun sudah ada kebijakan Special Needs Education (SNE), pelatihan guru belum memadai dan kurikulum yang ada cenderung kaku, sehingga sulit disesuaikan dengan kebutuhan setiap siswa. Di Indonesia, kebijakan "Merdeka Belajar" menawarkan fleksibilitas dalam pembelajaran, tetapi implementasinya masih terbatas oleh kurangnya guru terlatih dan kurikulum yang kurang adaptif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi perbandingan, melalui analisis dokumen dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jepang dan Indonesia perlu meningkatkan pelatihan bagi guru, mengembangkan kurikulum yang lebih responsif, serta menyediakan fasilitas dan sumber daya yang memadai untuk mendukung pendidikan inklusif. Rekomendasi juga meliputi perlunya kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah, sekolah, dan keluarga untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif. Hasil studi ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi negara lain yang tengah mengembangkan sistem pendidikan inklusif yang komprehensif dan efektif.
KREATIVITAS GURU DALAM MENINGKATKAN INOVASI PENDIDIKAN Herry Sumual; Bella Felicita Rambitan; Marisca Sadsuitubun; Davison Pagawak; Syerri Yullita Sumual; Neiles Wakur
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 02, Juni 2026 Produce
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.13573

Abstract

Pendidikan adalah fondasi penting yang dapat menentukan kemajuan bangsaGuru memiliki peran yang sangat besar dalam pembelajaran. Karenanya, peserta didik dapat memiliki motivasi dalam belajar, selain itu, siswa juga dapat terpicu oleh guru dan terdorong untuk mengetahui hal yang sebelumnya tidak diketahui oleh peserta didik melalui media dan metode belajar yang tepat.Guru perlu berinovasi dan kreatif dalam mengimplementasikan pembelajaran. Guru harus memiliki kemampuan yang dapat menciptakan ide yang baru dan orisinal dalam berlangsungnya pembelajaran. artikel ini ditulis untuk mengetahui bagaimana kreativitas guru dapat dilakukan dalam rangka peningkatan inovasi pendidikan. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah kualitatif studi pustaka. Pada metode ini, peneliti memulai penelitian dengan mempersiapkan bibliografi, kemudian mengorganisasikan waktu untuk membaca dan mencatat bahan penelitian. Hasil penelitian ini menemukan bahwa Inovasi pendidikan dan kreatifitas guru saling berhubungan dan saling mempengaruhi satu sama lain. Untuk melahirkan sifat yang kreatif, diperlukan sikap yang percaya diri, terbuka pada hal baru, imajinatif, dan memiliki efikasi diri, sehingga guru dapat menciptakan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Kreatifitas guru dapat mendatangkan inovasi pendidikan melalui berbagai bentuk, baik itu metode belajar, model belajar, bahkan media pembelajaran yang akan digunakan.