Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PJBL UNTUK MENINGKATKAN NILAI KARAKTER DAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA SISWA KELAS IV Diana Shafa Nur Aisyah; Yeni Tri Hidayati; Susilo Tri Widodo; Rina Nuraeni; Khumaierotunnisa
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.4681

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) menggunakan proyek poster, booklet, happy note, dan flipbook serta memanfaatkan media pembelajaran berbasis TIK yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan Pancasila materi membuat dan melaksanakan aturan. Selain itu, peningkatan nilai karakter siswa pada pembelajaran Pendidikan Pancasila pada kelas IV di SD Negeri Mangkang Kulon 03. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Research). Populasi penelitian adalah semua siswa kelas IV di SD Negeri Mangkang Kulon 03 yang terdiri 16 siswa. Pengumpulan data menggunakan melalui tes dan observasi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan statistik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) menggunakan proyek poster, booklet, happy note, dan flipbook dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan Pancasila materi membuat dan melaksanakan aturan. Peningkatan tersebut dapat dilihat antara siklus I dan siklus II pembelajaran yang telah dilakukan dengan membandingkan antara siklus I dan siklus II. Peningkatan hasil belajar pada penelitian ini diperoleh dari hasil pencapaian evaluasi dari siklus I sampai siklus II. Pada keterampilan memiliki rata-rata penilaian 83%, penilaian sikap 76%, dan penilaian kognitif 84 %. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis proyek lebih meningkatkatkan pada nilai karakter siswa dan hasil belajar siswa.
Pelatihan Pengolahan Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi untuk Pemberdayaan Masyarakat Desa Sudipayung Kendal: Pengabdian Yeni Tri Hidayati; Ela Kurniasari
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.3667

Abstract

Permasalahan limbah minyak jelantah di rumah tangga masih sering diabaikan, padahal penggunaannya secara berulang dapat membahayakan kesehatan dan pembuangannya tanpa pengelolaan dapat mencemari lingkungan. Di Desa Sudipayung, masih banyak warga yang membuang minyak jelantah begitu saja, sehingga diperlukan edukasi dan inovasi pemanfaatannya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anggota PKK dan ibu-ibu rumah tangga mengenai bahaya minyak jelantah serta memberikan keterampilan dalam mengolahnya menjadi lilin aromaterapi yang memiliki potensi ekonomi. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi mengenai pengelolaan limbah rumah tangga, khususnya minyak jelantah, dan pelatihan praktik langsung pembuatan lilin aromaterapi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta antusias, memahami materi yang disampaikan, dan mampu membuat lilin aromaterapi secara mandiri. Simpulan dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan peserta dalam memanfaatkan minyak jelantah menjadi produk bernilai guna, sehingga dapat menjadi alternatif usaha rumahan yang mendukung pemberdayaan masyarakat.
Pelatihan Pengolahan Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi untuk Pemberdayaan Masyarakat Desa Sudipayung Kendal: Penelitian Yeni Tri Hidayati; Ela Kurniasari
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.3681

Abstract

The issue of used cooking oil waste in households is often overlooked, even though its repeated use can be harmful to health and its disposal without proper management can pollute the environment. In Sudipayung Village, many residents still dispose of used cooking oil without proper management, so education and innovation in its utilization are needed. This activity aims to increase the understanding of PKK members and housewives about the dangers of used cooking oil and provide them with the skills to process it into aromatherapy candles that have economic potential. The methods used include socialization on household waste management, especially used cooking oil, and hands-on training in making aromatherapy candles. The results of the activity showed that participants were enthusiastic, understood the material presented, and were able to make aromatherapy candles independently. The conclusion of this activity is that participants' knowledge and skills in utilizing used cooking oil into useful products have increased, thereby becoming an alternative home business that supports community empowerment.