Maria Dorti Tanggo
STKIP CITRA BAKTI

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI PENINGKATAN LITERASI BUDAYA DAN KEWARGANEGARAAN PADA SDK WARUKIA Maria Carmela Moi; Dimas Qondias; Maria Dorti Tanggo; Adriano Laghe
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i03.7237

Abstract

Literasi budaya dan kewarganegaraan merupakan fondasi penting dalam pendidikan yang berorientasi pada pembentukan karakter siswa. Melalui pemahaman terhadap nilai-nilai budaya serta kesadaran akan hak dan tanggung jawab sebagai warga negara, siswa diharapkan mampu menjadi individu yang aktif, toleran, dan bertanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat. SDK Warukia, sebagai lembaga pendidikan dasar di wilayah Nusa Tenggara Timur, menerapkan berbagai strategi untuk meningkatkan literasi budaya dan kewarganegaraan secara terintegrasi. Strategi tersebut meliputi pengembangan kurikulum berbasis muatan lokal, pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler yang menampilkan budaya daerah, pemanfaatan sumber belajar yang relevan dengan kearifan lokal, serta proyek kolaboratif yang melibatkan siswa secara aktif dalam mengamati dan mendokumentasikan budaya sekitar. Studi kasus pelaksanaan strategi ini menunjukkan bahwa pendekatan tersebut memberikan dampak signifikan terhadap pembentukan sikap siswa, seperti meningkatnya rasa toleransi, solidaritas, dan rasa cinta terhadap budaya sendiri. Hasil implementasi juga menunjukkan keterlibatan siswa dalam kegiatan sosial di lingkungan sekolah dan komunitas setempat. Artikel ini merekomendasikan agar strategi serupa diadaptasi oleh sekolah lain untuk memperkuat karakter dan identitas siswa sejak usia dini. Dengan menanamkan literasi budaya dan kewarganegaraan sejak dini, pendidikan diharapkan mampu menghasilkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga bijak dalam bersikap dan berperan aktif di tengah masyarakat majemuk Indonesia.