Deko Rio Putra
Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurihum

Integrasi E-Learning dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Siswa Deko Rio Putra; Rio Ahmadi; Melisa Dwi Puspita
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah mendorong perubahan signifikan dalam sistem pembelajaran, termasuk Pendidikan Agama Islam (PAI). Integrasi e-learning menjadi alternatif strategis dalam menghadirkan pembelajaran yang lebih interaktif, fleksibel, dan mendorong tumbuhnya kemandirian belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menelaah jurnal nasional, jurnal internasional, buku ilmiah, prosiding, serta laporan penelitian dalam lima tahun terakhir. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis untuk memahami hubungan antara e-learning, strategi pembelajaran PAI, dan perkembangan kemandirian belajar siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa e-learning mampu meningkatkan aksesibilitas materi, memperkaya media pembelajaran, serta memberikan ruang bagi siswa untuk mengatur sendiri proses belajar mereka. Integrasi platform digital seperti LMS, video pembelajaran, infografis, dan forum diskusi berperan penting dalam meningkatkan motivasi, regulasi diri, serta kemampuan berpikir kritis siswa. Kemandirian belajar semakin kuat ketika siswa memiliki kesempatan untuk mengeksplorasi materi agama secara mandiri, merefleksikan nilai-nilai religius, dan mengembangkan kebiasaan belajar yang disiplin. Namun, keberhasilan pembelajaran berbasis e-learning dipengaruhi oleh kesiapan guru, kompetensi digital, sarana teknologi, dan literasi digital siswa. Penelitian ini menegaskan bahwa e-learning merupakan pendekatan yang relevan dan adaptif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PAI di era digital.
Pengembagan Kopetensi Keperibadian dan Sosial Deko Rio Putra; Reta Guspani; Ravista Meizen Syahputra
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan memetakan struktur pengetahuan, tren penelitian, serta keterkaitan konseptual mengenai kompetensi kepribadian dan kompetensi sosial guru melalui pendekatan bibliometrik dengan dukungan perangkat VOSviewer. Analisis dilakukan terhadap sejumlah publikasi ilmiah yang membahas peran guru dalam konteks pendidikan modern, khususnya pada aspek kepribadian, sosial, dan profesionalisme. Data publikasi dikumpulkan melalui Google Scholar, Scopus, dan Dimensions, lalu dianalisis menggunakan teknik co-occurrence untuk melihat hubungan antar kata kunci secara kuantitatif maupun visual. Hasil visualisasi menunjukkan bahwa istilah “guru” menjadi node terbesar dan paling terhubung, menandakan bahwa tema kompetensi kepribadian dan sosial merupakan inti pembahasan dalam literatur yang dianalisis. Klaster yang terbentuk mencerminkan integrasi antara kepribadian, kompetensi sosial, profesionalitas, dan peran guru dalam pembelajaran. Temuan penelitian mengungkap bahwa integritas pribadi, stabilitas emosional, kemampuan komunikasi, serta kecakapan interpersonal menjadi faktor utama yang memengaruhi kualitas pembelajaran dan pembentukan karakter peserta didik. Selain tren penelitian yang meningkat sejak tahun 2020, analisis ini juga menemukan adanya kesenjangan kajian, terutama kurangnya penelitian kuantitatif, minimnya model pengembangan kompetensi yang teruji, terbatasnya kajian pada konteks digital, serta absennya studi longitudinal. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan kompetensi kepribadian dan sosial sebagai fondasi profesionalisme guru untuk menjawab kebutuhan pendidikan yang semakin kompleks dan berorientasi pada karakter.
Konsep Iman dan Kufur dalam Menghadapi Perkembangan Zaman Deko Rio Putra; Rara Permata Sari; Selvina Syafa K; Siti Toifatun N; Nurhadiza Dalimunthe
JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): JURIHUM : Jurnal Inovasi dan Humaniora
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ilmu Kalam merupakan salah satu cabang ilmu dalam Islam yang berfokus pada pembahasan mengenai ketuhanan dan konsep keimanan. Sejak awal perkembangannya, diskursus teologi Islam telah diwarnai oleh berbagai perdebatan  mengenai hakikat iman dan kufur. Perbedaan-Perbedaan sering muncul di antara aliran sehingga muncul perdebatan yang sangat signifikan, yang me-nyebabkan perpecahan. Adapun tujuan penelitian ini di buat untuk mengetahui bagaimana konsep iman dan kufur, serta bagaimana konsep iman yang sesuai dengan ajaran islam, juga mengetahui implikasi nyata dari kekufuran. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan sumber data atau referensi-referensi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iman pada dasarnya merupakan sesuatu yang ada dalam hati, di ucapkan dengan lisan, dan dibuktikan dengan perbuatan (amal). Sedangkan kufur adalah oang-orang yang menolak kebenaran dari tuhan. Maka dapat disim-pulkan bahwa iman adalah kepercayaan (hati), pengakuan (lisan), pengamalan (perbuatan), yang mencakup keyakinan dan rukun-rukunnya, sementara kufur adalah penolakkan atau pengingkaran terhadap kebenaran tersebut. Kedua konsep ini merupakan kebalikkan: Iman adalah sikap taat yang menguat dengan kebaikan, sedangkan kufur adalah pembangkangan yang muncul akibat kesom-bongan atau penolakkan.