Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DAN IKLUSIF: ISU KEBERAGAMAN BUDAYA, ETNIS, AGAMA, DAN STRATEGI PENDIDIKAN YANG RESPONSIF Mega Rif’atul Amalia; Susanti; Asep Mulyana; Muhammad Nurul Arif
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Progress
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9724

Abstract

ABSTRACT This study aims to analyze the implementation of multicultural and inclusive education through a scoping review of recent literature published between 2021 and 2025. The findings reveal that multicultural education plays a significant role in fostering students’ tolerance, empathy, and respect for diversity by integrating cultural values into the curriculum, modeling inclusive attitudes, and creating learning environments that embrace plurality. Inclusive education further ensures equal access for all learners, including those with special needs, through flexible curriculum design, differentiated instruction, and supportive school culture. Teachers emerge as central agents in managing cultural, ethnic, and religious diversity through fair practices, adaptive pedagogy, and effective mediation. However, challenges such as limited resources, dominant cultural biases, and insufficient teacher competence continue to hinder effective implementation. Overall, multicultural and inclusive education contributes substantially to shaping students into tolerant, democratic individuals capable of living harmoniously in a diverse society, demonstrating the need for stronger systemic support, teacher training, and collaborative involvement among stakeholders. Keywords: Multicultural Education, Inclusive Education, Tolerance ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pendidikan multikultural dan inklusif melalui tinjauan literatur dengan pendekatan scoping review terhadap publikasi tahun 2021–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan multikultural berkontribusi signifikan dalam membentuk sikap toleransi, empati, serta penghargaan siswa terhadap keberagaman budaya, etnis, dan agama. Nilainilai tersebut ditanamkan melalui integrasi keberagaman dalam kurikulum, keteladanan guru, serta pelaksanaan kegiatan sekolah yang inklusif. Pendidikan inklusif turut memastikan bahwa seluruh peserta didik including siswa berkebutuhan khusus mendapatkan kesempatan belajar yang setara melalui penyesuaian kurikulum, diferensiasi pembelajaran, dan dukungan lingkungan belajar yang responsif. Guru menjadi aktor utama dalam menciptakan suasana belajar harmonis melalui praktik pengajaran yang adil, adaptif, dan nondiskriminatif. Meskipun demikian, implementasi pendidikan multikultural dan inklusif masih menghadapi tantangan, seperti keterbatasan sarana, dominasi budaya mayoritas, serta kompetensi guru yang belum memadai. Secara keseluruhan, pendidikan multikultural dan inklusif terbukti efektif dalam membentuk karakter siswa yang toleran, demokratis, dan mampu hidup berdampingan secara damai dalam masyarakat majemuk. Kata Kunci: Pendidikan Multikultural, Pendidikan Inklusif, Toleransi
STRATEGI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM UNTUK MENGATASI DISORIENTASI IDENTITAS SISWA Ijah Bahijah; Asep Mulyana
Al Naqdu Vol 6 No 1 (2025): JUNI 2025
Publisher : UI Cirebon (Universitas Islam Cirebon)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58773/alnaqdu.v6i1.355

Abstract

The phenomenon of identity disorientation among Muslim students in the digital era has become a serious challenge in religious education, especially for Islamic Religious Education (PAI) teachers who play a strategic role in maintaining the continuity of Islamic values. This study uses a qualitative approach with conceptual analysis and interviews with a PAI teacher in Depok District, Cirebon Regency, to explore strategies used in dealing with the Islamic identity crisis of students. The results of the study show two main effective strategies, namely the exemplary approach and the integration of Islamic values with the digital context and the daily lives of students. This strategy has a positive impact on strengthening students' religious character and spiritual understanding in the midst of socio-cultural changes. This research is important to strengthen the function of PAI as a media of value inheritance as well as an agent of social transformation in shaping the identity of the younger generation of Muslims in a relevant and contextual manner.
KOMPETENSI DAN KOMITMEN MUTU KEPEMPINAN DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER ISLAMI DI PESANTREN MODERN AS- SAKIENAH Ebit Ibadurrokhman; Didin Nurul Rosidin; Asep Mulyana
ADIBA : JOURNAL OF EDUCATION Vol. 5 No. 2 (2025): APRIL
Publisher : CV. ADIBA AISHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyse leadership competence and commitment in Islamic character building at As-Sakienah Modern Islamic Boarding School. A qualitative approach with a case study method was used to explore in depth the role of pesantren leadership. The results showed that, first, the leadership competence of education quality is very influential on Islamic character building. The pesantren leaders have the ability to monitor and foster santri, although monitoring needs to be done more thoroughly. Second, leadership commitment is reflected in the application of Islamic values, but consistency in its implementation still requires improvement to make character education more effective. Third, factors that influence leadership competence and commitment include the leaders' proactive approach in providing advice and the involvement of santri. The lack of santri participation in discussions shows the importance of creating a participatory environment to strengthen Islamic values. This study recommends increasing the consistency and active involvement of all elements of the pesantren in shaping a stronger Islamic character.
MANAJEMEN PEMBELAJARAN TAHFIDZ AL-QURAN DI RUMAH TAFIDZ QUR’AN (RTQ) AT-TAQWA KOTA CIREBON Inna Malviana; Didin Nurul Rosidin; Asep Mulyana; Syibromilisi
TANZHIMUNA : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 4 No. 1 (2024): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/tanzhimuna.v4i1.464

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi manajemen pembelajaran tahfidz Al-Qur’an di Rumah Tahfidz Qur’an At-Taqwa Kota Cirebon. Peneltian ini menggunakan penelitian kualitatif, dengan metode deskriptif melalui studi lapangan yang dilakukan di Rumah Tahfidz Qur’an At-Taqwa Kota Cirebon. Adapun perolehan datanya menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Perencanaan Pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an di Rumah Tahfidz Qur’an (RTQ) At-Taqwa Kota Cirebon dilakukan oleh guru dan dibimbing Ketua RTQ. Perencanaan dalam pembelajaran tahfidz di RTQ At-Taqwa Kota meliputi 3 yaitu Sumber Daya Manusia (SDM), Program Kegiatan; dan Sarana Prasarana. (2) Pelaksanaan Pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an di Rumah Tahfidz Qur’an (RTQ) At-Taqwa Kota Cirebon, muraja’ah hafalan menjadi suatu hal yang wajib ditunaikan sebelum menambah hafalan.di RTQ At-Taqwa terdapat program unggulan. yaitu tahfidz for kids, tahfidz lissyabab, pesantren tahfidz al-Qur’an dan tahsin tilawah bersanad. Metode yang digunakan yaitu TTM (Talqin, Tikror, Muroja’ah). (3) Evaluasi Pembelajaran Tahfidz di Rumah Tahfidz Qur’an (RTQ) At-Taqwa Kota Cirebon dilaksanakan dalam bentuk lisan, tulisan, ataupun perbuatan. Guru yang berperan sangat penting dalam evaluasi harian, baik dari segi akhlak ataupun target harian. Evaluasi pekanan dan bulanan, guru melaporkan capaian dan catatan anak didiknya masing-masing kepada Ketua RTQ. Untuk evaluasi semesteran dan tahunan, santri membaca semua hafalanyang dimiliki.
The Role of Parenting in Fostering Independence Among Kindergarten Children: A Qualitative Case Study Lulu Ilma'nunah; Asep Mulyana; Jazariyah Jazariyah
GENIUS: Indonesian Journal of Early Childhood Education Vol. 6 No. 1 (2025): GENIUS: Indonesian Journal of Early Childhood Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/gns.v6i1.195

Abstract

This study explores the impact of parenting styles on the development of independence in early childhood. Focusing on five children in Group A of a kindergarten in Cirebon who demonstrated lower levels of independence, this qualitative case study involved participatory observation, semi-structured interviews, and documentation. Findings reveal that parenting significantly shapes children's independence, particularly in emotional regulation, responsibility, and confidence. Democratic parenting fostered the most positive outcomes, supporting both physical and psychological independence. In contrast, authoritarian parenting emphasized discipline but limited emotional development, while permissive and neglectful parenting often led to dependency and poor self-regulation. The study also highlights the influence of external caregivers, such as grandparents, whose indulgent behavior may undermine autonomy, even when democratic parenting is practiced at home. These findings underscore the need for consistent, responsive parenting and collaboration between home and school to foster independence in young children.
Pendidikan Dan Media Sosial: Pengaruh Teknologi Dan Media Sosial Dalam Pembentukan Perilaku Sosial Peserta Didik Nurlaeli Mahmudah; Asep Mulyana; Tri Kuncoro Panji Murtanto; Muhammad Ni'amillah
Student Journal of Educational Management VOLUME 5 NOMOR 2 DESEMBER 2025
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjem.v5i2.4500

Abstract

Media sosial menjadi bagian penting dalam kehidupan peserta didik dan berpengaruh terhadap pembentukan karakter sosial mereka. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran dan pengaruh media sosial dalam membentuk karakter peserta didik dengan menggunakan metode kualitatif melalui studi literatur dari berbagai sumber ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memiliki dampak positif berupa peningkatan kreativitas, akses informasi, kemampuan komunikasi, serta peluang kolaborasi. Namun, penggunaan yang tidak terkontrol dapat menimbulkan dampak negatif seperti penurunan moral, cyberbullying, gangguan konsentrasi, dan melemahnya nilai sopan santun dan tanggung jawab. Faktor seperti intensitas penggunaan, lingkungan keluarga, dan literasi digital terbukti memengaruhi arah pengaruh media sosial terhadap karakter peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan pengawasan dan pemanfaatan media sosial secara bijak agar manfaatnya dapat dioptimalkan dan dampak negatifnya diminimalkan dalam proses pembentukan karakter sosial peserta didik.
Ketimpangan Dan Mobilitas Sosial Dalam Pendidikan Sandi; Nurullayali Azzahro; Asep Mulyana; Sinta Khoiril Bariyyah
Student Journal of Educational Management VOLUME 5 NOMOR 2 DESEMBER 2025
Publisher : Jurusan Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjem.v5i2.4529

Abstract

Ketimpangan sosial di bidang pendidikan tetap menjadi masalah mendasar yang sangat mempengaruhi kemampuan asyarakat untuk mendapatkan pendidikan yang bermutu. Pendidikan seharusnya berperan sebagai alat untuk pergerakan sosial dan penyamaan peluang, tetapi kenyataannya, akses, mutu, dan capaian pendidikan di Indonesia masih dipengaruhi oleh aspek ekonomi, lokasi geografis, norma budaya, serta regulasi pendidikan. Situasi ini menciptakan perbedaan kesempatan di antara berbagai lapisan masyarakat untuk meningkatkan kedudukan sosial melalui pendidikan. Kajian ini bermaksud untuk menelaah jenis ketimpangan sosial dalam pendidikan, penyebabnya, serta kaitanyya dengan peluang pergerakan sosial di Indonesia. Pendekatan penelitian yang diterapkan adalah penelitian pustaka (library research) dengan metode kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui pengkajian buku, jurnal akademik, temuan riset, serta dokumen resmi dari pemerintah dan organisasi internasional yang terkait. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa ketidaksetaraan pendidikan mempertegas pembagian lapisan sosial dan menghambat pergerakan sosial bagi kelompok dengan sumber daya ekonomi, sosial, dan budaya yang terbatas. Sebaliknya, kelompok dengan sumber daya yang lebih memadai umumnya memiliki peluang lebih besar untuk mempertahankan atau menaikkan posisi sosialnya. Dengan demikian, perlu adanya upaya penyamaan akses, peningkkatan kualitas pendidikan, serta langkah-langkah kebijakan afirmatif guna membangun sistem pendidikan yang inklusif, adil, dan mendorong pergerakan sosial untuk semua warga negara.