Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMANFAATAN MEDIA DIGITAL DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMA MUHAMMADIYAH KOTA BIMA Mayada; Nurinsa safitriani; Nasaruddin
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Progress
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9811

Abstract

terjemahkan ke bahasa inggris Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan media digital untuk meningkatkan motivasi belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMA Muhammadiyah Kota Bima. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan subjek penelitian yang terdiri dari guru PAI dan juga siswa kelas X MIA. Data dikumpulkan dengan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model Miles dan Huberman yang mana ini meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI sudah memanfaatkan media digital seperti PowerPoint, video pembelajaran dari YouTube, dan grup WhatsApp untuk mendukung proses dalam kegiatan belajar mengajar. Pemanfaatan media digital tersebut terbukti dapat meningkatkan minat, semangat, dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Namun, penggunaan media digital masih bersifat sederhana dan belum sepenuhnya interaktif karena adanya keterbatasan kompetensi digital guru, waktu pembuatan media, serta fasilitas belajar seperti kuota internet dan kepemilikan perangkat siswa. Meskipun demikian, upaya sekolah dalam menyediakan proyektor, jaringan Wi-Fi, dan pelatihan digital bagi guru sudah menunjukkan komitmen yang sangat tinggi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PAI di era digital. Dengan demikian, pemanfaatan media digital sangat berperan penting dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik dan perlu terus dikembangkan melalui peningkatan kompetensi digital guru dan dukungan fasilitas sekolah.
Implementasi Metode Pembelajaran Berbasis Kelompok (Group Investigation) dalam Meningkatkan Partisipasi Aktif Siswa Kelas XI pada Pembelajaran Akidah Akhlak di MAN 1 Kota Bima Nurinsa Safitriani; Irwan Irwan; Ferdiansyah Ferdiansyah
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 8 No. 6 (2026): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v8i6.12026

Abstract

This study aims to describe the implementation of the group-based learning method (Group Investigation) in improving the active participation of eleventh-grade students in Akidah Akhlak learning at MAN 1 Bima City. The main focus is to obtain in-depth information regarding the implementation of the Group Investigation learning model and its impact on enhancing students’ active participation. The research method used is descriptive qualitative. Qualitative research emphasizes the quality and meaning behind phenomena, while the descriptive approach is used to narrate individual or group experiences through documentation and personal analysis. The results show that the implementation of the Group Investigation learning model is carried out through six stages: identifying topics and organizing them into research groups (grouping), planning investigations within groups (planning), conducting investigations (investigating), preparing the final report (organizing), presenting the final report (presenting), and evaluating achievements (evaluating). The implementation of the group-based learning method (Group Investigation) has proven to be highly effective in increasing the active participation of eleventh-grade students in Akidah Akhlak learning at MAN 1 Bima City. Overall, the application of the cooperative Group Investigation model encourages the creation of an interactive learning experience. Students become more confident in participating in discussions, expressing their opinions, and collaborating within groups to complete assigned tasks. Based on the analysis and discussion, it can be concluded that the cooperative learning model of the Group Investigation type provides opportunities for students to act as active learners as well as peer educators within their groups. Open interaction among group members fosters a pattern of cooperation that allows students to share knowledge, strengthen understanding, and enhance social values such as mutual trust, openness, and shared responsibility.