Aulia Himmawati
UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

INTEGRASI MEDIA DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN LITERASI DAN NUMERASI DI SEKOLAH DASAR MELALUI MODEL NESTED: - Aulia Himmawati; Sunhaji
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Progress
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9834

Abstract

This study aims to describe the integration of digital media within the nested-type integrated learning model as an effort to enhance literacy and numeracy skills among elementary school students. The underlying issue of this research lies in the limited implementation of technology within learning activities, even though it is an essential component of 21st-century instructional design; thus, the potential of digital media has not yet been fully optimized. This study employs a literature review method with documentation techniques, and data analysis consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing, followed by triangulation to ensure the validity of the findings. The results indicate that digital media such as Quizizz, Canva, and KIPIN 4.0 have been utilized across various elementary grade levels and have proven effective in supporting literacy and numeracy enhancement through interactive content, digital books, adaptive exercises, and multimodal learning materials. However, the implementation still faces notable challenges, particularly regarding teachers’ limited technological competence and the insufficient availability of adequate and equitable digital facilities in schools. This study emphasizes that the successful integration of digital media within the nested learning model requires strong synergy among teachers, students, and policymakers through continuous professional development, improved digital literacy, and the provision of high-quality technological resources. These findings are expected to inform policy strengthening and the development of digital-based integrated learning practices aimed at improving literacy and numeracy outcomes in elementary education.
Permainan Tradisional sebagai Praktik Pendidikan dan Kebudayaan dalam Proses Sosialisasi Anak di Masyarakat Pedesaan Aulia Himmawati; Tutuk Ningsih
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 3 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i3.8480

Abstract

Permainan tradisional merupakan praktik budaya yang dekat dengan anak-anak di masyarakat pedesaan. Permainan tradisional tidak hanya sebagai hiburan namun juga memiliki nilai budaya seperti nilai gotong royong, kerjasama, disiplin, kebersamaan, sportivitas, toleransi, empati, dan nilai pendidikan dilihat dari aspek kognitif, psikomotor, dan afektif. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis peran permainan tradisional sebagai nilai budaya dan pendidikan sebagai praktik sosialisasi anak di masyarakat pedesaan. Pendekatan penelitian menggunakan kualitatif deskriptif, dengan teknik dokumentasi dan dianalisis melalui reduksi, data display, dan triangulais data. Hasil temuan menunjukkan jika permainan tradisional dapat menjadi ruang belajar sosialisasi anak dengan perasaan gembira dan tanpa menggurui. Anak-anak melakukan interaksi sosial, komunikasi, internalisasi nilai budaya dan pendidikan. Meskipun tantangan modernisasi dan teknologi hadir sehingga dibutuhkan upaya revitalisasi dari stake holder pendidikan, pemerintah, dan masyarakat agar permainan tradisional tetap dapat berkontribusi terhadap kemampuan sosial anak dan nilai budaya toleransi, gotong royong, disiplin, empati, jujur, dan menghargai tetap dapat diwariskan sebagai karakter bangsa Indonesia.