Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

INTEGRASI NILAI-NILAI SPIRITUAL SUKU BADUY KE DALAM PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Amelia Yustina Fatmawati; Ryco Hermawan; Enong Holilah; Ila Rosmilawati; Ujang Jamaludin
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9852

Abstract

This study investigates how the spiritual values embedded in the Baduy community can be meaningfully incorporated into elementary school learning as a strategic approach to strengthening character education and enhancing cultural relevance in classroom practices. The central issue addressed is the limited integration of local wisdom particularly core Baduy values such as pikukuh, simplicity, ecological harmony, and adherence to customary regulations into instructional materials, despite their strong potential to support holistic character development. The primary objective of this research is to identify the fundamental spiritual principles of the Baduy people and articulate pedagogical pathways for embedding these values into elementary education. Employing a qualitative descriptive approach, the study draws upon extensive literature reviews, ethnographic documentation, and community-based sources reported in earlier scholarly work. The findings demonstrate that Baduy spiritual values can enrich instructional processes through contextually grounded thematic learning, the incorporation of ethnoscience perspectives, and the cultivation of multicultural awareness among young learners. The study further reveals that integrating these cultural values encourages environmentally responsible attitudes, reinforces discipline, and nurtures students’ cultural sensitivity. Moreover, the results highlight that effective integration demands coordinated efforts among teachers, community leaders, and curriculum designers to ensure sustainability and cultural accuracy. Overall, the research underscores that the spiritual heritage of the Baduy community offers substantive contributions to character-driven and culturally responsive elementary education.
Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah dalam Membangun Budaya Organisasi Yang Inovatif di Era Digital Rias Fitria; Tri Wahyu Ristiyanto; Enong Holilah; Cucu Atikah
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 September 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to examines the role of principals’ transformational leadership in building an innovative organizational culture in the digital era. The study is grounded in the increasing demand for educational transformation, which positions principals not only as administrative managers but also as visionary leaders capable of inspiring, facilitating change, and guiding schools in the strategic utilization of digital technologies. Using a qualitative approach, this research involved principals, teachers, and school staff as research subjects to understand how transformational leadership is enacted in nurturing an innovative school culture. Data were collected through in-depth interviews, participatory observations, and document analysis, and were analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing techniques. The findings reveal that principals who demonstrate transformational leadership effectively articulate a clear digital vision, provide inspirational motivation, encourage teacher creativity, and foster a collaborative and adaptive work environment. The emergence of an innovative culture is reflected in teachers’ openness to new ideas, strengthened digital literacy, increased collaborative practices, and the development of various technology-enhanced teaching innovations. These findings align with existing theories and previous studies indicating that transformational leadership significantly contributes to shaping innovative organizational cultures and improving school quality. The article concludes that transformational leadership is a key driver in accelerating digital educational transformation. The study also recommends strengthening principals’ digital leadership capacities and suggests further research across broader and more diverse educational contexts. Keywords: transformational leadership, school principal, innovative organizational culture, digital era, digital leadership, educational innovation Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kepemimpinan transformasional kepala sekolah dalam membangun budaya organisasi yang inovatif di era digital. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tuntutan transformasi pendidikan yang semakin kompleks, di mana kepala sekolah dituntut tidak hanya sebagai manajer administratif, tetapi juga sebagai pemimpin visioner yang mampu mendorong inovasi, mengelola perubahan, serta memfasilitasi pemanfaatan teknologi secara strategis. Menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini melibatkan kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan sebagai subjek utama untuk menggali secara mendalam bagaimana praktik kepemimpinan transformasional diwujudkan dalam konteks pengembangan budaya inovatif di lingkungan sekolah. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan telaah dokumen, kemudian dianalisis dengan teknik reduksi data, kategorisasi, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah dengan karakter kepemimpinan transformasional mampu mengartikulasikan visi digital yang jelas, memberikan motivasi inspirasional, membangun hubungan personal yang positif dengan guru, serta mendorong kreativitas dan keberanian dalam berinovasi. Budaya organisasi inovatif tercermin dari meningkatnya kolaborasi antarguru, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, dan terciptanya iklim kerja yang adaptif terhadap perubahan. Temuan ini diperkuat oleh kajian teoritis dan penelitian sebelumnya yang menegaskan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh signifikan terhadap pembentukan budaya inovasi, penguatan literasi digital, dan peningkatan kinerja sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan transformasional merupakan prasyarat penting bagi sekolah untuk berkembang dalam ekosistem pendidikan digital. Artikel ini menawarkan rekomendasi untuk pengembangan kapasitas kepemimpinan digital serta penelitian lanjutan yang memperluas analisis pada konteks sekolah yang lebih beragam. Kata kunci: kepemimpinan transformasional, kepala sekolah, budaya organisasi inovatif, era digital, kepemimpinan digital, inovasi pendidikan
Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah dalam Membangun Budaya Organisasi Yang Inovatif di Era Digital Rias Fitria; Tri Wahyu Ristiyanto; Enong Holilah; Cucu Atikah
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 September 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to examines the role of principals’ transformational leadership in building an innovative organizational culture in the digital era. The study is grounded in the increasing demand for educational transformation, which positions principals not only as administrative managers but also as visionary leaders capable of inspiring, facilitating change, and guiding schools in the strategic utilization of digital technologies. Using a qualitative approach, this research involved principals, teachers, and school staff as research subjects to understand how transformational leadership is enacted in nurturing an innovative school culture. Data were collected through in-depth interviews, participatory observations, and document analysis, and were analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing techniques. The findings reveal that principals who demonstrate transformational leadership effectively articulate a clear digital vision, provide inspirational motivation, encourage teacher creativity, and foster a collaborative and adaptive work environment. The emergence of an innovative culture is reflected in teachers’ openness to new ideas, strengthened digital literacy, increased collaborative practices, and the development of various technology-enhanced teaching innovations. These findings align with existing theories and previous studies indicating that transformational leadership significantly contributes to shaping innovative organizational cultures and improving school quality. The article concludes that transformational leadership is a key driver in accelerating digital educational transformation. The study also recommends strengthening principals’ digital leadership capacities and suggests further research across broader and more diverse educational contexts. Keywords: transformational leadership, school principal, innovative organizational culture, digital era, digital leadership, educational innovation Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kepemimpinan transformasional kepala sekolah dalam membangun budaya organisasi yang inovatif di era digital. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tuntutan transformasi pendidikan yang semakin kompleks, di mana kepala sekolah dituntut tidak hanya sebagai manajer administratif, tetapi juga sebagai pemimpin visioner yang mampu mendorong inovasi, mengelola perubahan, serta memfasilitasi pemanfaatan teknologi secara strategis. Menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini melibatkan kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan sebagai subjek utama untuk menggali secara mendalam bagaimana praktik kepemimpinan transformasional diwujudkan dalam konteks pengembangan budaya inovatif di lingkungan sekolah. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan telaah dokumen, kemudian dianalisis dengan teknik reduksi data, kategorisasi, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah dengan karakter kepemimpinan transformasional mampu mengartikulasikan visi digital yang jelas, memberikan motivasi inspirasional, membangun hubungan personal yang positif dengan guru, serta mendorong kreativitas dan keberanian dalam berinovasi. Budaya organisasi inovatif tercermin dari meningkatnya kolaborasi antarguru, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, dan terciptanya iklim kerja yang adaptif terhadap perubahan. Temuan ini diperkuat oleh kajian teoritis dan penelitian sebelumnya yang menegaskan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh signifikan terhadap pembentukan budaya inovasi, penguatan literasi digital, dan peningkatan kinerja sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan transformasional merupakan prasyarat penting bagi sekolah untuk berkembang dalam ekosistem pendidikan digital. Artikel ini menawarkan rekomendasi untuk pengembangan kapasitas kepemimpinan digital serta penelitian lanjutan yang memperluas analisis pada konteks sekolah yang lebih beragam. Kata kunci: kepemimpinan transformasional, kepala sekolah, budaya organisasi inovatif, era digital, kepemimpinan digital, inovasi pendidikan