Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Menciptakan Kelas Matematika yang Menyenangkan dengan Media Pembelajaran Interaktif GeoGebra dan Polypad Risa Putri Aprianti; Risma Shafa Nuhandini; R. Ulya Afifah; Salma Indah Oktriana; Sri Haryanti; Ulfi Nurmalasari; Hafiziani Eka Putri
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Process
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.10234

Abstract

ABSTRAK Dalam upaya meningkatkan minat dan pemahaman siswa terhadap Matematika, tantangan terbesar seringkali terletak pada sulitnya materi serta rendahnya motivasi belajar siswa. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan. Artikel ini mengkaji tentang strategi menggunakan media pembelajaran interaktif khususnya GeoGebra dan Polypad untuk menciptakan suasana kelas Matematika yang lebih menarik, partisipatif, dan efektif dalam membantu siswa memahami konsep Matematika. GeoGebra, sebagai perangkat lunak Matematika, memungkinkan visualisasi geometri, aljabar, grafik, dan perhitungan Matematika secara simultan dalam satu platform. Banyak penelitian menunjukkan bahwa penggunaan GeoGebra terbukti efektif meningkatkan pemahaman konsep, kemampuan pemecahan masalah matematis, serta motivasi belajar siswa. Dalam artikel ini, diuraikan berbagai strategi implementasi seperti pengembangan media pembelajaran interaktif berdasarkan model pengembangan (misalnya model ADDIE), integrasi aktivitas eksplorasi visual, latihan interaktif, serta pemberian tugas berbasis penemuan (discovery learning). Polypad sebagai media pembelajaran interaktif, juga diusulkan untuk melengkapi GeoGebra, sehingga siswa dapat lebih mudah memanipulasi objek Matematika secara visual, bereksperimen, bereksplorasi, dan melihat hubungan antar konsep dengan cara lebih konkret. Dengan pendekatan ini, kelas Matematika tidak lagi terasa kaku atau monoton, melainkan menjadi lingkungan belajar yang aktif dan menyenangkan. Artikel ini menyimpulkan bahwa strategi pembelajaran Matematika dengan media interaktif GeoGebra dan Polypad dapat meningkatkan aspek kognitif (pemahaman konsep, kemampuan problem solving) maupun afektif (minat, motivasi, partisipasi siswa). Oleh karena itu, guru disarankan menggunakan media serta strategi tersebut ke dalam praktik pembelajaran sehari-hari, khususnya di era digital dan pendidikan abad 21-abadi ini.
Analisis Pemahaman Hukum Kekekalan Bilangan Berdasarkan Teori Perkembangan Kognitif Piaget Nurfadillah Hasan; Ashfa Nurul Mahmudah; Tatu Helsa Aulia; Ulfi Nurmalasari; Zahra Wardatul Janah; Hafiziani Eka Putri
FARABI: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8 No 2 (2025): FARABI: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP UNIVA Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/farabi.v8i2.1119

Abstract

This study aims to evaluate the level of understanding of the concept of conservation of numbers in students of PAUD age (six years) and 2nd grade elementary school (nine years) based on Jean Piaget's cognitive development theory. A descriptive qualitative approach was used with direct observation techniques and semi-structured interviews, as well as a number conservation test using marbles, coins, and round paper of different sizes. The subjects of the study consisted of four children: two six-year-old children at RA Salafiyah and two nine year-old children at SDN 5 Nagrikaler, Purwakarta Regency. The results showed that six-year-old children had understood the principle of conservation of numbers and realized that the number of objects remained the same even though the arrangement and size changed according to Piaget's concrete operational stages. In contrast, nine-year-old students had not fully mastered the concept, they were still influenced by the visual perception of size and arrangement. Factors of learning motivation, additional experiences (tutoring and family support), and individual interests played an important role in this difference in understanding. The findings confirm that chronological age is not the only determinant of cognitive development, so that mathematics learning strategies need to be adjusted to the characteristics of students' motivation and learning experiences.