Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Media Interaktif Wordwall terhadap Hasil Belajar Siswa pada mata pelajaran IPAS di MI NU Tholibin Nurul inayah; Nanda Desy Rahmawati; Yanti Nor Zaqiyah; Rochman Haris Susanto; Elya Umi Hanik
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Process
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.10411

Abstract

Perkembangan teknologi pendidikan menuntut guru untuk mengembangkan pembelajaran yang inovatif dan interaktif, terutama pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang menekankan pada pemahaman konsep secara konkret. Namun, pelaksanaan pembelajaran IPAS di MI NU Tholibin masih didominasi oleh penggunaan media gambar dan video pasif sehingga menyebabkan rendahnya motivasi belajar serta hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media pembelajaran interaktif Wordwall terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas VI MI NU Tholibin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi experiment) melalui One Group Pretest–Posttest Design. Subjek penelitian berjumlah 21 siswa kelas VI. Pengumpulan data dilakukan melalui tes awal (pre-test) dan tes akhir (post-test), kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil analisis menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 (< 0,05) yang menandakan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil pre-test dan post-test. Sebanyak 18 siswa mengalami peningkatan hasil belajar secara signifikan setelah diterapkannya media Wordwall. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif Wordwall berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan hasil belajar IPAS siswa serta efektif dalam meningkatkan motivasi dan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran.
PEMBELAJARAN SAINS BERBASIS EKOLITERASI MELALUI PENANAMAN TOGA UNTUK MENUMBUHKAN LITERASI SAINS SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH Aftina, Naila; Hanik, Elya Umi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.42606

Abstract

Science education in elementary schools still tends to be theoretical and has not optimally utilized the environment as a learning resource. This study aims to describe the implementation of eco-literacy-based science education through the cultivation of Family Medicinal Plants (TOGA), analyze its effectiveness in fostering students' science literacy, and identify the supporting and inhibiting factors for its implementation at MI NU Tarbiyatul Banat. The research employs a descriptive qualitative approach using a case study method through observations, interviews, and documentation. The results indicate that eco-literacy-based science education through TOGA cultivation can be effectively and contextually implemented. Students' science literacy develops across context, knowledge, competencies, and attitudes. Supporting factors include student motivation, active involvement, and teachers' roles, while inhibiting factors include time constraints, weather conditions, and plant maintenance. Eco-literacy-based learning has the potential to be a sustainable alternative for science education.
Implementasi Pemakaian Busana Dalam Sekolah Untuk Menumbuhkan Rasa Cinta Tanah Air di SD Nasima Nurul Azizah; Elya Umi Hanik; Shifa Pratiwi; Arini Isna Surayya
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 4 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jupetra.v4i3.2145

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi pemakaian busana sebagai upaya menumbuhkan rasa cinta tanah air pada siswa SD Nasima, Semarang. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi lapangan, penelitian ini mengumpulkan data melalui observasi, wawancara mendalam dengan siswa dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SD Nasima mengintegrasikan penggunaan busana tradisional dan nasional dalam kegiatan sekolah, baik secara khusus pada hari-hari besar nasional maupun secara rutin pada tanggal-tanggal tertentu. Penerapan ini tidak hanya berfungsi sebagai seragam, tetapi juga sebagai media pembelajaran yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai nasionalisme, patriotisme, dan kebanggaan budaya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi pemakaian busana yang terencana dan kontekstual berhasil meningkatkan rasa cinta tanah air siswa, serta membentuk generasi muda yang berilmu, berakhlak mulia, dan memiliki pemahaman mendalam tentang identitas nasional.
Construction of Cultural Identity of Lombok Society Through Ethno-Social Learning Models in School Noor Fatmawati; Elya Umi Hanik; Islahuddin Islahuddin
J-PIPS (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial) Vol 12, No 2 (2026): JPIPS
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jpips.v12i2.41397

Abstract

Social change has a major influence on the erosion of local cultural identity, so this study attempts to construct the cultural identity of the Lombok community through learning, which aims to explore the social and cultural values of the Lombok community that are integrated into learning at school. This field research uses a qualitative method with an ethnographic approach to understand a person's behaviour and experience based on their cultural environment. Data collection was carried out using interview with informants including: school principals, class teachers, and students using purposive sampling techniques. Next observations based on the experiences and behaviour of informants, and documentation. The integration of cultural, social, and religious values in the Elementary School at Lombok shows a harmonious synergy between local traditions and Islamic teachings. This approach not only strengthens students' understanding of the noble values of the Sasak community, but also helps them internalize religious teachings in their daily lives. Therefore, the sustainability of this model requires policy support, teacher training, and strengthening the synergy between the school and the local community.